Suara.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuai kemarahan warga akibat konflik di jalur Gaza yang berkepanjangan. Selain PM Israel terancam dipecat, ini daftar presiden yang dimakzulkan.
Benjamin Netanyahu diprotes oleh warga Israel dan dituntut untuk bertanggungjawab atas jatuhnya ribuan korban perang di jalur Gaza.
Berdasarkan laporan Reuters, jajak pendapat menyebutkan lebih dari tiga perempat penduduk Israel menuntut Benjamin Netanyahu untuk mundur sebagai pemimpin Israel.
Jajak pendapat Channel 13 pada hari Sabtu menyebut 76 persen warga menuntut agar ia mengundurkan diri dan 64 persen mengatakan Israel harus segera melakukan pemilu setelah konflik usai.
Survei juga menyebut 44 persen warga Israel menyalahkan Benjamin Netanyahu atas serangan di jalur Gaza sementara 33 persen lainnya menyalahkan Kepala Staf Militer dan petinggi IDF.
Sebanyak 5 persen lainnya menyalahkan Menteri Pertahanan Israel atas konflik paling mengerikan ini.
Benjamin Netanyahu sendiri sudah menjabat sebagai pemimpin Israel selama 6 periode dan ia kerap dicap sebagai pemimpin yang korup dan gemar memecah belah.
Terakhir ia disebut bertanggungjawab atas serangan udara juga darat di jaur Gaza yang menewaskan lebih dari 9 ribu orang dan membuat wilayah itu menjadi puing reruntuhan.
PM Israel Terancam Dipecat, Ini Daftar Presiden yang Dimakzulkan
Baca Juga: Picu Kontroversi, Netanyahu Nonaktifkan Menteri Israel Yang Bicara Bom Nuklir Di Gaza
Benjamin Netanyahu bukan presiden pertama di dunia yang dimakzulkan. Ada deretan presiden lain yang pernah berada di posisi ini, bahkan terjadi juga di Indonesia. Berikut ini empat di antaranya.
1. Donald Trump
Presiden AS ini pernah dimakzulkan oleh DPR AS terkait penyalahgunaan kekuasaan. Ia juga dituduh telah menghalangi bantuan untuk negara lain.
2. Carrie Lam
Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam juga pernah mengalami hal serupa. Ia dimakzulkan dalam pemungutan suara namun selamat dengan selisih 36 hingga 26. Pemungutan suara ini merupakan langkah hierarki Partai Komunis di Beijing.
3. Pervez Musharraf
Berita Terkait
-
Memilih Prabowo karena Alasan Gemoy? Pikiran Aneh dan Enggak Jelas
-
Profil Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Pengusaha Sukses Berbagai Sektor
-
Kisah Kematian Tragis Mantan PM Israel Ariel Sharon Usai Koma Selama 8 Tahun, Alami Stroke Parah
-
Soal Privilege Anak Presiden, Kaesang Diroasting Anak Gus Dur: Sekali Masuk Partai Langsung Ketum
-
Ditanya Tentang Privilege Sebagai Anak Presiden, Inayah Wahid Langsung Skakmat Kaesang Pangarep
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan