Suara.com - Greenlane Festival resmi dibatalkan dan segenap panitia meminta maaf kepada penggemar karena kasus korupsi yang dilakukan Bagus Rahmat Setiaji. Ia sudah mengakui perbuatannya dan kini Biodata Bagus Rama Setiaji diburu oleh banyak orang.
Bagus Rahmat Setiaji mengaku menggunakan dana investasi untuk berfoya-foya. Pegakuan itu dilakukannya melalui akun Instagram @greenlanefestival. Ia menyebut dana investasi untuk konser senilai Rp1,5 miliar pada bulan Maret 2023 lalu dipakai untuk bayar uang muka bintang tamu Cosmopyke, Babychair, dan Talitha.
Selain untuk bayar uang muka, Bagus juga menyebutkan bahwa uang tersebut digunakan untuk membayar upah ke sejumlah pihak. Kemudian, uang senilai Rp300 juta digunakannya untuk foya-foya.
Bagus menyatakan akan bertanggung jawab dan tidak akan melarikan diri dari masalah yang dibuatnya. Pengakuannya ini mendapatkan sorakan dan umpatan dari penonton. Kasus ini tidak dibawa ke meja hijau lantaran diselesaikan secara kekeluargaan. lantas siapa dan seperti apa biodata Bagus Rama Setiaji itu?
Biodata Bagus Rama Setiaji
Bagus Rama Setiaji, oknum yang disebut menggunakan dana investasi konser musik Greelane Festival di Lawi Heritage Bandung diketahui berposisi sebagai Project Manager GreenlaneFestival ini.
Tidak banyak yang bisa diungkap dari biodata Bagus Rama Setiaji ini. Meskipun ia memiliki akun instagram bernama @bagusrsrs, akun ini sudah tidak memiliki postingan. Entah karena dihapus atau memang sudah lama tidak diaktifkan.
Selain itu, cukup sulit untuk menemukan latar belakang kehidupannya, karena ia tidak memiliki akun linkedn dan lain sebagainya.
Berdasarkan pengakuannya, Bagus sudah berusaha untuk mengganti dana yang ia pakai untuk kepentingan pribadinya, tetapi belum lunas. Dari usahanya, ia sudah berhasil menggantikan sebesar Rp620 juta, dikumpulkannya dari pinjaman pribadi.
Baca Juga: Komisaris Utama Pertamina Ahok Diperiksa KPK Terkait Korupsi LNG Rp2,1 T
Bagus berjaji akan mengembalikan Rp1,5 miliar kepada investor atas pembatalan konser tersebut.
Pembatalan acara
Pembatalan konser musik Greenlane Festival itu pun dilakukan pada hari pelaksanaan. Meski sebenarnya tampak ada tanda-tanda ketidakberesan dari panitia acara, di mana acara tersebut seharusnya diisi oleh sejumlah musisi ternama dari Inggris, Malaysia, dan Indonesia.
Line up musisi yang dijanjikan itu antara lain Cosmo Pyke dari Inggris, Babychair, Talitha dari Malaysia, White Chorus, Silampukau, The Couch Club, Oscar Lolang, Batavia Collective, Namoy Budaya, dan Fariz RM.
Akan tetapi, beberapa hari sebelum acara digelar, diumumkan perubahan line up musisi acara hanya ada Cosmo Pyke dari Inggris, Babychair dan Talitha dari Malaysia, kemudian Ramengvrl, Batavia Collective, Namoy Budaya, dan Fariz RM saja.
Demikian itu yang bisa dibicarakan mengenai biodata Bagus Rama Setiaji, sosok yang diduga menjadi oknum yang membawa uang investasi Greenlane Festival untuk foya-foya.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Komisaris Utama Pertamina Ahok Diperiksa KPK Terkait Korupsi LNG Rp2,1 T
-
Profil Bagus Rahmat Setiaji, Panitia Greenlane Festival Tilap Rp 1,5 Miliar Buat Foya-foya
-
Diduga Korupsi, Segini Gaji dan Tukin Wamenkumham Eddy Hiariej Per Bulan
-
KPK Tetapkan Empat Orang Tersangka Korupsi Pengadaan Katalis Pertamina
-
Kejagung Periksa Sopir hingga Sekretaris Achsanul Qosasi Terkait Kasus Korupsi dan TPPU Proyek BTS 4G
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek