Sejauh menyangkut evakuasi medis, meskipun warga sipil dan pejuang yang terluka dan sakit harus dapat mengambil manfaat dari evakuasi tersebut, mungkin perlu untuk menetapkan bahwa senjata tidak akan diangkut.
Jeda kemanusiaan tidak mempengaruhi perlindungan dan kewajiban berdasarkan hukum humaniter internasional. Itu adalah cara untuk memberikan efek pada mereka. Konvoi bantuan kemanusiaan harus dihormati dan dilindungi, dan semua pihak harus mengizinkan dan memfasilitasi perjalanan mereka dengan cepat dan tanpa hambatan.
Kesepakatan untuk menghentikan permusuhan agar memungkinkan lintas negara mengurangi risiko bahwa mereka mungkin terjebak dalam permusuhan. Hal yang sama juga berlaku untuk pengaturan yang memungkinkan warga sipil berpindah untuk mendapatkan bantuan kemanusiaan.
Pengaturan kemanusiaan hanya memberikan keamanan jika dihormati oleh semua pihak yang aktif di wilayah tersebut: pihak yang melakukan operasi militer dan pihak yang berada di lapangan.
Hingga saat ini setidaknya 10.812 warga Palestina telah tewas dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober. Di Israel, jumlah korban tewas pada periode yang sama mencapai lebih dari 1.400 orang. Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan humanitarian pause harus dilakukan dengan berkoordinasi dengan PBB agar menjadi paling efektif.
Stephane Dujarric menambahkan bahwa “tentu saja, agar hal ini dapat dilakukan dengan aman demi tujuan kemanusiaan, hal ini harus disepakati dengan semua pihak yang berkonflik agar benar-benar efektif.”
'Jeda tidak ada artinya'
Marwan Bishara, analis politik senior Al Jazeera, menyebut pengumuman AS sebagai gangguan.
“Ada genosida yang terjadi di Gaza dan kita berbicara tentang jeda kemanusiaan, yang sama sekali tidak ada artinya. [Apa] yang harus kita fokuskan adalah genosida yang sedang berlangsung, pembunuhan yang sedang berlangsung, pengusiran yang sedang berlangsung, pembersihan etnis yang sedang berlangsung, pembantaian massal anak-anak,” kata Bishara.
Baca Juga: Terekam Kamera, Detik-detik Masjid Khalid bin al-Walid di Gaza Hancur Dibombadir Israel
“Hal ini terjadi ketika Biden dan Netanyahu membuang-buang waktu semua orang untuk melakukan jeda kemanusiaan selama empat jam.”
Bishara menambahkan bahwa wacana tersebut menyoroti betapa tidak mampu – dan tidak mau – pemerintahan Biden menekan pemerintah Israel untuk mengakhiri konflik.
“Saya pikir mereka tidak memiliki kemauan dan saya pikir mereka tidak ingin terlihat seperti, di Washington, ada titik temu antara Amerika Serikat dan Israel,” katanya. “Dan karena pemerintahan ini, menurut pendapat saya, secara luas dan bodoh telah menempatkan diri di belakang Netanyahu, dan sekarang merasa sulit untuk menjauhkan diri tanpa terlihat bodoh.”
Sayangnya, pengumuman AS tidak memenuhi kebutuhan di Gaza, kata Abdel Hamid Siyam, pakar Timur Tengah di Universitas Rutgers, kepada Al Jazeera.
“Jeda bukanlah solusi,” katanya, seraya menambahkan bahwa yang dibutuhkan adalah “gencatan senjata sehingga bantuan kemanusiaan dapat masuk tanpa gangguan, orang asing dapat meninggalkan negara tersebut, dan mungkin negosiasi dapat dilakukan”.
“Kalau ini hanya jeda untuk memungkinkan masyarakat berpindah dari utara ke selatan, dulu tidak berhasil, tidak akan berhasil di masa depan,” ujarnya. “Dalam empat jam, orang tidak bisa datang. Mereka tidak punya mobil, tidak punya bahan bakar. Itu tidak akan berhasil.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jerawat Punggung Muncul karena Apa? Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Daftar Harga Facetology Sunscreen Terbaru 2026, Tawarkan Triple Care
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Lipstik Tahan Lama hingga 16 Jam, Gampang Didapat di Toko Terdekat
-
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah? Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026
-
Apa Penyebab Jerawat di Dagu? Ini 4 Rekomendasi Acne Spot Treatment Terbaik
-
Musik Jadi Cara Baru Kenalkan Konservasi ke Generasi Muda lewat Sunset di Kebun 2026
-
Unik! Maskapai Singapura Gandeng Seniman RI, Bikin Aksesori Travel Terinspirasi Sambal