Suara.com - Meski terus digempur, namun iliter Hamas masih bisa memberikan perlawanan. Sekilas mengenai perbandingan kekuatan militer Hamas vs Israel, bisa Anda lihat di sini.
Israel mendapat dukungan besar dari sekutunya, seperti Amerika Serikat. Namun demikian di sisi lain, Hamas memiliki kelompok bersenjata yang terlatih dan sekutu regional yang kuat, sehingga menjadikannya kekuatan militer tangguh di area tersebut.
Menilik Kekuatan MIliter Israel
Jika mengacu pada data yang dimiliki oleh Institut Internasional untuk Studi Strategis Inggris, pasukan yang dimiliki Israel berjumlah 169.500 orang, dengan 126.000 diantaranya adalah tentara. Selain itu, masih ada sekitar 400,000 tentara cadangan, yang 360.000 diantaranya telah dimobilisasi sejak serangan Hamas terjadi.
Tidak hanya itu, Israel juga memiliki teknologi yang canggih. Mulai dari sistem anti-rudal yang disebut Iron Dome, kemudian 1,300 tank dan kendaraan lapis baja, 345 jet tempur dan persenjataan artileri, drone perang, dan kapal selam yang canggih.
Meski secara resmi tidak mengumumkan sebagai negara nuklir, namun setidaknya terdapat 90 hulu ledak nuklir yang dimiliki oleh negara ini. Belum lagi dukungan dari sekutunya, Amerika Serikat, yang dikabarkan telah menggelontorkan dana miliaran dolar AS hingga tahun 2028 mendatang.
Militer Hamas
Di sisi lain, Hamas juga bukan entitas dengan kekuatan militer yang bisa disepelekan. Masih mengacu pada dasar data yang sama, Hamas setidaknya diperkuat dengan angkatan bersenjata dengan anggota kurang lebih 15.000 orang. Dikabarkan oleh sebuah media, bahwa angka ini bisa mencapai 4.000 orang.
Selain memiliki sumber daya prajurit yang cukup besar, Hamas juga memiliki senjata berat yang diberikan dari sekutunya yang ada di area Timur Tengah. Mulai dari Iran, Suriah, hingga Libya, semua sekutu ini berkontribusi dalam memperkuat persenjataan dan daya tempur Hamas.
Masih ada pula suplai senjata laras pendek dan laras panjang dari China dan wilayah lain, sehingga kekuatan infanteri yang ada semakin besar. Mereka juga diperkuat dengan drone, ranjau, peluru anti-tank, peluncur granat, hingga peluru mortir dan bahan peledak buatan lokal.
Secara resmi tidak ditemukan jumlah pasti dari masing-masing persenjataan ini. Namun jika dilihat dari daya tempur yang dimiliki, semua sumber daya yang dimiliki Hamas tampaknya berjumlah cukup besar.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Pernyataan Kontroversial Deddy Corbuzier soal Konflik Palestina dan Israel, Minta Musik K Pop Diputar di Kawasan Konflik
-
Terlalu Alfa, Fuji Berasa Latihan Militer Saat Sama Asnawi Mangkualam? Ini Lho Kelebihannya
-
Profil Abu Ubaidah Hamas, Israel Tak Pernah Bisa Bongkar Identitas Jubir Brigade Izz ad-Din al-Qassam
-
Serangan Udara Israel di Gaza Utara, Sebabkan Eksodus Besar-besaran Warga Palestina
-
Reaksi Bahagia Warga Gaza Nonton Aksi Bela Palestina di Monas, Bandingkan Negara Tetangga
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?