Suara.com - Wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengungkapkan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Eddy Hiariej telah dinyatakan sebagai tersangka atas dugaan kasus gratifikasi. Penetapan Eddy sebagai tersangka itu berdasarkan surat penyidikan KPK yang sudah ditandatangani dua minggu lalu. Alex mengatakan ada empat orang tersangka, yaitu tiga diantaranya sebagai pemberi suap dan satu orang penerima.
Sebelum akhirnya kembali mencuri perhatian publik terkait kasus gratifikasinya ini, Eddy Hiariej sempat menjadi sorotan pada kasus kopi sianida Jessica Wongso. Beberapa bulan lalu rilis sebuah film dokumenter 'Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso’ yang mengangkat kembali pembunuhan pada 2016 silam. Film tersebut dianggap membuka kembali beberapa kejanggalan selama proses persidangan.
Dalam film tersebut Eddy beberapa kali muncul untuk mengungkapkan kesaksiannya selama proses hukum dijalankan. Bahkan Ia dengan tegas mengatakan bahwa Jessica memang benar-benar membunuh Mirna. Tak hanya itu, dirinya juga tak segan memberikan pernyataan lain yang cukup kontroversial untuk membantah tudingan miring dari beberapa pihak.
Bantah Jessica Dimasukkan Sel Tikus
Dalam podcast Deddy Corbuzier, Eddy membantah kesaksian yang mengatakan bahwa Jessica ditempatkan di sel tikus. Dirinya mengungkapkan jika Jessica ditahan di sel khusus dan menolak untuk dipindahkan ke sel biasa. Eddy juga menjelaskan bahwa persidangan kasus pembunuhan itu telah diselesaikan berdasarkan bukti dan proses penyelidikan yang mengarah ke Jessica Wongso.
Singgung Pernyataan Ahli Forensik
Dalam wawancaranya di Youtube Denny Sumargo, Eddy membantah pernyataan ahli forensik dr. Djaja Surya Atmadja terkait autopsi dan kadar sianida yang ada pada tubuh Wayan Mirna Salihin. Ia menilai bahwa pernyataan dr. Djaja tidak valid karena tidak melakukan pemeriksaan langsung terhadap jasad Mirna.
"Tapi dr Djaja tidak melakukan autopsi. Kalau menilai pembuktian orang yang tidak melakukan autopsi, lalu dia berani bicara itu sama saja dengan orang yang ngomong sembarangan di pinggir jalan," kata Eddy.
Sebut Jessica Datang Ke Olivier Tiga Hari Sebelum Eksekusi
Baca Juga: Usut Aliran Uang Kasus Gratifikasi Wamenkumham Eddy Hiariej, KPK Gandeng PPATK
Fakta lain yang cukup mengundang kontroversi adalah saat Eddy mengatakan bahwa Jessica sempat datang ke kafe Olivier tiga hari sebelum mengeksekusi Mirna. Hal itu dikatakan pada wawancaranya di sebuah acara televisi.
Eddy mengungkapkan hal tersebut kepada saksi ahli psikologi persidangan Jessica yaitu Dewi Haroen, salah satu narasumber dalam acara televisi tersebut.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Usut Aliran Uang Kasus Gratifikasi Wamenkumham Eddy Hiariej, KPK Gandeng PPATK
-
8 Potret Putri Wamenkumham Eddy Hiariej, Hayfa Lavelle yang Curi Perhatian
-
Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Penyataan Blunder Eddy Hiariej Terkait Kopi Sianida Diungkit Netizen
-
Gaya Necis Wamenkumham Eddy Hiariej Pakai Sepatu Louis Vuitton Rp 26,4 Juta, Kini Jadi Tersangka KPK
-
KPK tetapkan Wamenkumham Eddy Hiariej Tersangka Suap dan Gratifikasi Senilai Rp7 M
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!