Suara.com - Seorang mahasiswi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jogja, setelah menghilang selama 10 hari akhirnya ditemukam. Identitas mahasiswi UPN Jogja itu, bernama Annisa Dewi Kartika Sari (18). Sempat membuat panik, hingga pihak kampus melaporkan ke Polda DIY, ini dia fakta mahasiswi UPN Jogja Annisa hilang.
Sebelumnya, Annisa dilaporkan menghilang setelah 10 hari tidak masuk kampus. Selain itu, saat dicek di kosnya mahasiswa baru ini juga tidak ada. Sontak kabar menghilangnya Annisa ini membuat khawatir keluarga, teman dan pihak kampus.
Fakta Mahasiswi UPN Jogja Annisa Hilang
Berikut ini adalah deretab fakta mahasiswa UPN Jogja Annisa hilang:
1. Kronologi Hilangnya Annisa
Sebelumnya, kabar menghilangya Annisa diunggah di akun X (Twitter) @jogmfs. Dalam unggahan tersebut melihatkan tangkapan layar jika Annisa adalah mahasiswi baru UPN Jogja jurusan Teknik Kimia semester satu. Dalam unggahan itu dijelaskan bahwa Annisa sudah menghilang selama 10 hari.
"Sudah 10 hari tidak masuk kuliah dan tidak ada di kosannya, hilang tanpa tahu dimana," bunyi keterangan dalam unggahan itu seperti yang dilihat Suara.com pada Rabu (15/11/2023).
2. Jejak Terakhir Annisa
Diketahui, jejak terakhir Annisa sempat terlihat di kawasan Puluhdadi, Caturtunggal, Sleman, Yogyakarta.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Tempat Makan Unik yang Cocok Buat Bersantai di Yogyakarta
"(Pada) tanggal 11 November 2023 Annisa terlihat di kawasan Puluhdadi namun tidak merespons ketika dipanggil oleh salah satu teman," ungkap Sub Koordinator Humas dan Kerjasama UPN Veteran Jogja, Panji Dwi Ashrianto dalam press rilisnya.
3. Keluar dari Semua Grup WhatsApp dan Blokir Teman
Lebih lanjut, Panji menyebut jika pada hari yang sama Annisa juga meninggalkan semua grup WhatsApp serta memblokir nomor telepon beberapa teman-temannya. Sejak saat itulah sudah tidak ada lagi kabar dari Annisa.
"Dia meninggalkan semua grup WhatsApp dan memblokir nomor telepon beberapa rekan," katanya.
4. Tidak di Kos Tapi Ada Sisa Makanan Baru
Pihak UPN Jogja juga mendapatkan informasi bahwa pada Senin (13/11/2023) kamar kos Annisa masih kosong. Akan tetapi, terlihat ada jejak makanan yang sangat masih baru.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Minuman Khas Kota Yogyakarta yang Sayang untuk Dilewatkan
-
PALEO Stone Age, Wisata Berkonsep Zaman Paleolitik yang Sangat Memukau
-
Teka-Teki Keberadaan Eddy Hiariej, 'Hilang' Setelah Jadi Tersangka Gratifikasi?
-
Seru Banget! Timezone Perkenalkan Lintasan Social Bowling Pertama di Yogyakarta
-
Berlangsung Esok, Shell bLU cRU Yamaha Enduro Challenge 2023 Pentas di Sindanglaya Bandung
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga