Suara.com - Sejumlah lebih dari 200 pengungsi Rohingya mendarat di bibir pantai wilayah Aceh. kapal pengungsi Rohingya tiba di bibir pantai Desa Pulo Pineung Meunasah Dua, Kecamatan Jangka Bireuen pada Kamis (16/11/2023) pagi. Apa yang menyebabkan warga Rohingya mengungsi, berikut ulasannya.
Kenapa Rohingya Mengungsi?
Etnis Rohingya merupakan penduduk minoritas Myanmar yang beragama Islam. Mereka bertempat tinggal di Provinsi Arakan di sisi sebelah barat laut Myanmar. Rohingya adalah keturunan campuran diantaranya Arab, Moor, Turki, Persia, Mogul dan Pathan, serta Bengali lokal dan Rakhine. Setelah kemerdekaan Myanmar, warga Rohingnya sempat diberi peran dalam pemerintahan yakni pada tahun 1940-1950.
Sejarah Rohingya Tidak Diakui Myanmar
Etnis Rohingya di Myanmar merupakan penduduk minoritas beragama Islam yang bertempat tinggal di daerah Provinsi Arakan di sisi sebelah barat laut Myanmar. Sekarang dikenal daerah tersebut lebih dikenal dengan provinsi Rakhine atau Rakhaing.
Etnis Rohingya diperkirakan adalah keturunan campuran (Arab, Moor, Turki, Persia, Mogul dan Pathan), Bengali lokal dan Rakhine. Cara mereka berkomunikasi yakni dengan versi Chittagonian, dialek regional Bengali yang juga digunakan secara luas di seluruh bagian tenggara Bangladesh.
Namun, sistem politik di Myanmar berubah usai Jenderal Ne Win melakukan kudeta hingga pada akhirnya menjadi Presiden di Myanmar. Beberapa konflik kerap muncul di Myanmar yang melibatkan antar etnis terjadi dalam kurun 1991 sampai sekarang.
Terhadap etnis Rohingya, pemerintah Myanmar tidak mengakui kewarganegaraan mereka karena menganggap etnis Rohingya merupakan kelompok etnis yang sudah ada di Myanmar sebelum kemerdekaan Myanmar pada 1948. Hal tersebut ditegaskan oleh Presiden Myanmar, Thein Sein pada 2012 silam. Ia mengungkapkan bahwa Myanmar tidak akan memberikan status kewarganegaraan kepada etnis Rohingya yang dianggap imigran gelap dan pelintas batas dari Bangladesh.
Berdasarkan UU Kewarganegaraan 1982 yang berlaku di Myanmar, etnis yang diakui sebagai warga negara adalah mereka yang berada di Myanmar sebelum pendudukan kolonial Inggris tahun 1824. Dalam UU tersebut tercatat ada 135 etnis, namun tidak termasuk warga Rohingya etnis Bengali.
Selain itu, warga Rohingya juga kerap kali mendapatkan perlakuan yang kurang manusiawi dari pemerintah Myanmar. Mereka kerap dikucilkan, dianiaya, bahkan diusir ke kamp-kamp pengungsian setelah penumpasan militer tahun 2017 silam.
Hal inilah yang memaksa warga Rohingya mencari suaka ke negara-negara Asia Tenggara lainnya termasuk beberapa kali mengungsi di wilayah Aceh, Indonesia.
Rohingya Ditolak Warga Aceh
Pada Kamis (16/11/2023), warga Rohingya tiba di Aceh tepatnya si bibir pantai Desa Pulo Pineung Meunasah Dua, Kecamatan Jangka Bireuen. Namun, kedatangan para pengungsi tersebut ditolak oleh warga Aceh.
Kepala Desa Pulo Pineueng, Mukhtaruddin mengungkapkan alasan warga menolak karena mereka merasa kerepotan dengan para pengungsi Rohingya yang tiba dengan jumlah ratusan warga. Diketahui, sudah 3 kelompok pengungsi Rohingya yang tiba di wilayah Aceh sejak Selasa (14/11/2023). Gelombang pertama ada 196 warga, gelombang kedua ada 174 warga, dan gelombang ketiga sebanyak 249 warga.
Kapolres Lhokseumawe AKBP, Henki Ismanto mengatakan masyarakat Aceh menolak kedatangan pengungsi Rohingya lantaran tidak ada tempat untuk menampung pengungsi serta kesan buruk dari pengungsi Rohingya sebelumnya.
Berita Terkait
-
Desak Indonesia Bantu Pengungsi Rohingya, Akun Usman Hamid Digeruduk Netizen: Tampung di Rumah Bapak Ya!
-
Asal Usul Suku Rohingya: Ditolak Rakyat Aceh untuk Mengungsi Meski Beragama Islam
-
Meski Ditolak Warga, Kenapa Pengungsi Rohingya Terus Datang Mencari Suaka ke Aceh?
-
Jejak Sejarah Etnis Rohingya, Ini Alasan Warga Aceh Menolak Kedatangan Mereka
-
Mengenang Sang Proklamator Bangsa Indonesia Lewat Ulasan Film 'Soekarno'
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Promo JSM Alfamart Diperpanjang, Minyak Goreng 2 Liter Cuma Rp30 Ribuan
-
5 Tips Membagi Waktu Kunjung ke Rumah Orang Tua dan Mertua saat Lebaran
-
5 Rekomendasi Outfit Keluarga Lebaran 2026 Tema Earth Tone yang Elegan
-
Promo Indomaret Festival Ramadan: Sirup Banting Harga Jadi Rp7.500 Jelang Lebaran
-
Terakhir Hari Ini! Serbu Promo 9 Micellar Water di Superindo, Murah Mulai Rp18 Ribuan
-
Promo Alfamart Lebaran 2026: Sirup ABC Cuma 7 Ribuan, Khong Guan Banting Harga
-
6 Rekomendasi Sajadah Travel Empuk dan Ringan, Ringkas Dibawa ke Mana Saja
-
7 Rekomendasi Merek Bantal Leher untuk Mudik, Perjalanan Nyaman Anti Pegal
-
7 Rekomendasi Sunscreen di Indomaret agar Salat Id Bebas Flek Hitam
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026, Cek Tarif Tol Prambanan ke Semarang Per Maret 2026