Suara.com - TikToker Agnes Jennifer sedang menjadi sorotan. Ia menuai banyak cibiran setelah memberikan kado ulang tahun berupa pengharum ruangan untuk Ashanty.
Namun, sebelum akhirnya kini banyak hujat gara-gara memberikan diffuser kepada istri Anang Hermansyah, Agnes Jennifer rupanya pernah digeruduk oleh fans K-Pop.
Kejadian tersebut bermula saat Agnes Jennifer ikut mengomentari masalah Jennie BLACKPINK yang saat itu dihujat gara-gara diisukan dekat dengan Jungkook BTS.
"Jadi sebenarnya waktu itu masalahin permasalahan BTS. Pas BTS lagi gosip-gosip Jennie dengan Jungkook dan aku saat itu enggak ada follow satupun K-Pop idol," kata Agnes dikutip dari kanal YouTube Melaney Ricardo, Rabu (22/11/2023).
"Netizen bilang, 'Ci si Jennie di-bully'. Nah aku kan kayak satpol PP ya, jadi semua orang pada ngadu ke aku," lanjutnya.
Agnes Jennifer menyebut jika pihak-pihak yang menghujat Jennie BLACKPINK salah satunya adalah fans BTS. Ia lantas menyebut jika ARMY adalah fans yang toxic.
Gara-gara menyebut fans BTS toxic, Agnes Jennifer langsung digeruduk oleh para ARMY yang merasa tak terima dengan perkataannya.
"Ada somehow orang yang mengaku ARMY, fansnya BTS di situ marah-marah. Aku sebagai orang awam berpikiran bahwa mereka yang menghina itu adalah fans BTS atau ARMY. Tapi ternyata di fans-fans gitu ada istilah oknum. Kita orang awam enggak terlalu ngerti. Nah aku komentarlah, aku ada capture di belakangnya kayak foto yang itu, pas dia di-bully," ucap Agnes.
"Aku memang salah di situ aku sebutnya ARMY itu toxic. Gue salah cuma kan tapi ya kita enggak tahu ya beneran ia ARMY atau cuma ngaku-ngaku enggak tahu, tapi orang awam melihat bahwa dia ini terlihat seperti ARMY," lanjutnya.
Baca Juga: Beri Kado Pewangi Ruangan Buat Ashanty, Agnes Jennifer Kena Julid Warganet
Agnes Jennifer mengungkapkan jika gara-gara perkataan tersebut akun media sosialnya sempat hendak dihilangkan oleh para ARMY.
"Aku ngomong kayak gitu dan video aku di-cut semua. Jadi pas aku bilang ARMY toxic itu di-cut," beber Agnes.
"Diserbu lah. Habis sampai ada foto tulisan idiot, terus 'Ayo kita hilangin akunnya'," pungkasnya.
Berita Terkait
-
4 Member BTS Umumkan Siap Berangkat Wajib Militer dalam Waktu Dekat
-
'Cuma' Beri Pengharum Ruangan ke Ashanty, Segini Kekayaan Tiktoker Tajir Agnes Jennifer
-
Agnes Jennifer Akui Tak Dendam ke Ashanty, Adabnya Jadi Omongan: Ini Baru Wanita Berkelas
-
ARMY Merapat! BTS Rilis Teaser dan Tanggal Tayang Film Dokumenter Terbaru
-
Review Album Jungkook 'Golden', Nggak Ada yang Mengecewakan!
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub