Suara.com - Belakangan ini kabar perselingkuhan di kalangan selebriti tampak santer menjadi perbincangan. Seperti rumah tangga Okie Agustina dan Gunawan Dwi Cahyo.
Menariknya, kabar perselingkuhan suaminya itu diketahui lewat laporan-laporan orang asing yang melihat Gunawan Dwi Cahyo jalan dengan wanita lain. Hal itu pun membuat mantan istri Pasha Ungu akhirnya memutuskan untuk menggugat cerai sang suami.
Selain itu, kabar perselingkuhan juga datang dari hubungan Dewi Perssik dengan tunangannya yang bekerja sebagai pilot. Lagi-lagi kabar perselingkuhan itu terkuak dari orang lain, alih-alih ketahuan sendiri.
Tentu saja tak pikir panjang, Dewi Perssik langsung memutuskan hubungannya dengan Rully.
Biasanya ketika orang selingkuh selalu bersembunyi di balik kata khilaf. Namun, jika digali lebih dalam lagi sebetulnya selingkuh tak hanya sekedar khilaf melainkan kebiasaan buruk. Berikut ulasannya.
1. Berulang dan Direncanakan
Perselingkuhan seringkali berlangsung secara berkali-kali dan bahkan sudah direncanakan dengan matang. Hal itu tentu menunjukkan adanya pola perilaku yang terjadi secara konsisten. Berbeda dengan khilas yang merupakan tindakan spontan dan tidak terduga.
2. Tidak Menyesal
Tak jarang juga seseorang yang selingkuh justru tak menunjukkan rasa penyesalan yang cukup mendalam. Meski ada beberapa kasus selingkuh dimaafkan, ternyata pelaku juga tak memiliki efek jera.
Berbeda dengan khilaf yang umumnya merasa menyesal dan bersedia tanggung jawab.
3. Alasan-Alasan Terulang
Orang yang menjadi pelaku selingkuh biasanya memiliki alasan yang sama untuk melakukan tindakannya itu. Misalnya, merasa kurang dihargai dalam hubungan, mencari kepuasan emosional yang kurang terpenuhi, atau sekadar mencari kegembiraan dalam petualangan terlarang. Jika alasan-alasan ini terulang dalam berbagai hubungan, maka dapat dianggap sebagai kebiasaan buruk.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil
-
Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS
-
Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU
-
DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset
-
Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala