Suara.com - Saat ini, komunitas tatap muka maupun online dianggap efektif dalam mendukung tujuan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, meskipun lebih banyak dari mereka lebih suka komunitas tatap muka.
Ini disebabkan karena komunitas tatap muka memungkinkan seseorang bertemu teman-teman baru atau memperluas lingkaran sosial, hingga kemampuan untuk memastikan pertanggungjawaban terkait kemajuan mereka, dan kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tatap muka.
Hal tersebut juga terlihat dalam Asia Pacific Power of Community Survey yang dilakukan Herbalife. Di mana lebih dari setengah dari konsumen di Indonesia 72%, menganggap komunitas pendukung sangat penting dalam upaya kesehatan dan kesejahteraan mereka.
Survei juga menemukan bahwa 92% dari konsumen di Indonesia telah mengambil langkah-langkah untuk mencapai tujuan kesehatan dan kesejahteraan yang mereka tetapkan untuk tahun ini, terutama didorong oleh keinginan untuk tetap bugar dan sehat 78% dan untuk memperbaiki kondisi kesehatan mereka saat ini 58%.
Selain itu, survei ini mengidentifikasi individu yang paling penting dalam mendukung gaya hidup sehat dan aktif pada konsumen di Indonesia antara lain keluarga, teman-teman, dan rekan-rekan 46%, individu dengan tujuan serupa 23% dan praktisi kesehatan, seperti dokter dan ahli nutrisi 19%.
Karena dukungan sosial dianggap sebagai faktor penting dalam membantu individu tetap berkomitmen pada tujuan hidup sehat mereka, 69% dari konsumen di Indonesia telah menyatakan niat mereka untuk bergabung dengan komunitas yang memiliki minat seputar nutrisi, kebugaran, atau kesejahteraan dalam 12 bulan mendatang.
Di antara kelompok demografis, Generasi Z dan Milenial konsumen di Asia Pasifik yang lebih muda lebih cenderung bergabung dengan dukungan komunitas (51%), dibandingkan dengan Generasi X dan Baby Boomer (34%). Niat untuk bergabung dengan dukungan komunitas juga secara signifikan lebih tinggi di Vietnam (76%), Indonesia (69%), dan Filipina (68%).
Dari mereka konsumen di Indonesia yang tertarik bergabung dengan dukungan komunitas, 70% bertujuan untuk bergabung dengan komunitas kebugaran, 59% berminat dalam dukungan komunitas kesejahteraan, dan 57% tertarik pada dukungan komunitas nutrisi.
Prioritas kesehatan utama konsumen di Indonesia dalam mempertimbangkan partisipasi dalam dukungan komunitas di antaranya berolahraga secara teratur untuk tetap aktif dan bugar 71%, menghilangkan kebiasaan gaya hidup negatif 63%, menerima lebih banyak tips terkait kesehatan dan kesejahteraan 58%, berlatih kesadaran dan kegiatan kesehatan untuk meningkatkan kesehatan mental 58%, meningkatkan kebiasaan nutrisi 55% dan menjaga berat badan yang sehat 43%.
Baca Juga: Alasan di Balik Timbulnya Stigma Anak Zaman Sekarang Bermental Lemah
Survei dilakukan pada bulan Agustus tahun ini, yang ditujukan untuk mengungkapkan pentingnya dukungan sosial dalam menjalani gaya hidup sehat dan aktif, yang dilakukan kepada 5.500 konsumen Herbalife di 11 negara Asia Pasifik - Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.
Untuk membantu konsumen di wilayah Asia Pasifik mencapai prioritas kesehatan mereka, Herbalife mengadakan acara lari virtual tahunan pada 1 hingga 30 November 2023, yang dilakukan bersamaan di Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea, Makau, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.
Dengan tema Live Your Best Life Herbalife Run, tantangan lari tahun ini merayakan kekuatan dukungan komunitas melalui aplikasi yang diperbarui untuk membantu peserta terhubung dengan rekan-rekan pelari mereka dan memberi semangat satu sama lain sepanjang perjalanan menuju gaya hidup sehat dan aktif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Bayi dan Anak Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini Pilihan yang Aman Digunakan
-
3 Rekomendasi Sepeda Lipat untuk Orang Gemuk, Nyaman dan Aman
-
Setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Di-blend
-
Eau De Parfum vs Eau De Toilette, Mana Paling Awet Wanginya? Ini 5 Rekomendasi Terbaik!
-
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
-
5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik setelah Eksfoliasi agar Wajah Mulus
-
5 Rekomendasi Shampoo Non SLS untuk Rambut Rontok, Bisa Juga Atasi Ketombe
-
Prabowo Gagas Gerakan Gentengisasi, Ini Plus Minus Genteng Tanah Liat vs Baja Ringan
-
Siapa Shio Paling Beruntung Besok 6 Februari 2026? Cek Peruntunganmu!
-
15 Rekomendasi Kado Valentine untuk Cowok, Dijamin Berkesan dan Berguna