Suara.com - Sosok Sultan Sapta tengah jadi perhatian pasca hubungan asmaranya dengan Aaliyah Massaid baru diketahui publik. Mereka sebenarnya telah lama berpisah. Namun, hubungan itu kembali diungkit lantaran Aaliyah kini tengah menjalin asmara dengan Thariq Halilintar.
Sultan Sapta berhasil curi perhatian karena latar belakangnya yang cukup mentereng. Meski tidak berprofesi sebagai artis, nyatanya Sultan Sapta juga berasal dari keluarga terpandang. Berikut latar belakang keluarga Sultan Sapta.
Ayah Pengusaha
Memiliki nama lengkap Sultan Sapta Bandaro, dia merupakan anak tunggal dari pengusaha Raja Sapta Oktohari. Ayahnya aktif dalam organisasi olahraga di Indonesia juga Internasional.
Oktohari diketahui menjabat sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) selama dua periode hingga 2027. Saat ini, Oktohari juga menjabat sebagai Senior Vice President Asian Cycling Confederation (ACC) dan ASEAN Cycling Federation Advisor.
Usaha Oktohari bergerak dalam berbagai bidang, seperti perkebunan, perikanan, transportasi, komunikasi dan perhotelan. Dia juga ikut mengurus usaha keluarga bernama OSO Group.
Piawainya Sultan Sapta dalam mengatur acara tinju antara Rl Rumi vs Jefri Nichol rupanya menurun dari ayahnya. Sebab nama Oktohari pernah mencuat ketika ia menjadi promotor tinju kelas dunia. Dia sampai dinobatkan sebagai promotor tinju dunia termuda oleh World Boxing Association.
Kakeknya Politisi Ternama
Sultan Sapta merupakan salah satu cucu Oesman Sapta Odang yang akrab disapa Oso. Selain menjadi pengusaha, Oso juga seorang politisi dari Partai Hanura.
Baca Juga: Gaya Pacaran Aaliyah Massaid Dulu vs Sekarang: Dari Moge 'Turun Derajat' Jadi Vespa?
Kiprahnya dalam dunia politik tidak main-main. Dia pernah menjabat sebagai wakil ketua MPR RI periode 1999-2004. Kemudian terpilih kembali sebagai wakil ketua MPR dari kelompok DPD-RI untuk periode 2014-2019. Dalam Sidang Paripurna DPD-RI 4 April 2017, Ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD RI.
Saat masih menjadi Ketua DPD, Oso melaporkan harta kekayaannya terakhir pada 31 Maret 2019.
Berdasarkan LHKPN itu, OSO tercatat mempunyai total Harta Kekayaan Rp. 472.680.245.851. Total harta kekayaan itu telah dikurangi dengan utang yang dimilikinya sebanyak Rp. 574.589.786.
OSO tercatat memiliki sejumlah aset berupa tanah dan bangunan di Jakarta, Pontianak, hingga Ketapang. Dia juga masih berstatus sebagai pemilik konglomerasi OSO Group yang bergerak di bidang percetakan, pertambangan, air mineral, properti, perkebunan, perikanan, transportasi, komunikasi, keuangan, dan perhotelan.
Oso kini masih menjabat sebagai Ketua Majelis Pembina Pusat Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) periode 2022-2027. Oso juga dikabarkan akan mencalonkan akan ikut pemilihan legislatif dalam pemilu 2024 dengan daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Terpopuler: Nama Ayah Kandung Syifa Hadju Terungkap, Pilihan Cushion Tahan Keringat
-
4 Shio Paling Hoki 28 April 2026, Keberuntungannya Tak Terbendung
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural