Suara.com - Freediving atau menyelam bebas termasuk olahraga ekstrem di air. Bagi yang suka tantangan, aktivitas ini bisa jadi pilihan seru untuk mengisi waktu liburan. Pada dasarnya, freediving atau freedive seperti mirip snorkeling, namun tanpa bantuan alat pernapasan. Saat menyelam ke bawah laut, freediver hanya menggunakan fin (kaki katak), snorkel, dan wetsuit.
Freediving tak sekadar kuat menahan napas di dalam air. Karena tergolong ekstrem water sport, freedive tidak boleh dilakukan asal-asalan. Seseorang yang melakukannya harus memiliki lisensi resmi yang dikeluarkan lembaga terkait, salah satu Freediving Society.
Lisensinya sendiri dibagi menjadi 4 Level. Level 1 dan 2 untuk freediver pemula, sedangkan Level 3 dan 4 khusus untuk lisensi kepelatihan atau instruktur. Untuk lulus di Level Satu, harus memenuhi beberapa syarat, yakni menahan napas selama 2 menit, berenang sejauh 40 meter, dan menyelam hingga kedalaman 14-20 meter.
Durasi dan jarak tersebut terus meningkat seiring naiknya level freediving. Contoh, pada Level 4 atau master harus sudah mengetahui ilmu pertolongan, mengajar, dan menyelam hingga kedalaman 40 meter. Dengan lisensi master tersebut maka seseorang bisa menjadi instruktur freediving.
Perlu diketahui puka bahwa melakukan freediving tidak boleh sendirian. Sangat disarankan untuk bersama pendamping berpengalaman, setingkat lisensi Level 3 dan 4. Tujuannya untuk meminimalkan risiko jika terjadi hal-hal tidak diinginkan saat di bawah air.
Meskipun masih Level 1, bukan alasan untuk tidak menjelajah keindahan bawah laut Indonesia. Bila kamu sudah berencana untuk lakukan freedive, berikut rekomendasi laut Indonesia yang indah pilihan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
1. Raja Ampat
Salah satu spot freediving terbaik di Indonesia berada di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat. Bawah laut Raja Ampat tak perlu diragukan lagi, pernah dinobatkan sebagai Spot Selam Terbaik di Dunia versi CNN (2015), Raja Ampat menyimpan 75% spesies koral dunia, 1.318 spesies ikan, 699 moluska, dan 577 jenis terumbu karang.
2. Laut Banda
Tidak jauh berbeda dengan Raja Ampat, Laut Banda memiliki keindahan dan keanekaragaman bawah laut yang memukau. Berada di Maluku Tengah, Taman Laut Banda memiliki 310 jenis terumbu karang dan 871 jenis ikan. Tak heran jika taman laut ini sering disebut surga bawah laut.
3. Wakatobi
Dikenal dunia setelah Ekspedisi Wallacea (1995), Wakatobi disebut sebagai kawasan kaya akan spesies koral. Total, dari 850 spesies koral dunia, sekitar 750 di antaranya bisa Sobat Parekraf temukan di perairan Wakatobi. Bahkan, kalau beruntung, wisatawam bisa menemukan lumba-lumba dan penyu saat freediving di Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
4. Taman Laut Bunaken
Spot freediving terbaik di Indonesia berikutnya berada di Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara. Disebut sebagai surga bawah laut, taman laut ini menyimpan 90 spesies ikan dan 390 terumbu karang. Bahkan, Taman Laut Bunaken ini juga memiliki hamparan hutan bakau yang luas.
5. Pulau Weh
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Apa Itu Child Grooming dan Bahayanya Pada Anak?
-
5 Sampo Jepang untuk Atasi Rambut Rontok dan Uban Usia 40 Tahun ke Atas
-
5 Rekomendasi Promo Alat Elektronik di Opening Hartono Pakuwon Mall Jogja, Diskon hingga 80 Persen!
-
5 Rekomendasi Hair Oil Penumbuh Rambut untuk Lansia, Akar Jadi Kuat
-
Apa Pendidikan Aurelie Moeremans? Berani Tulis Buku Broken Strings tentang Grooming
-
9 Potret Aurelie Moeremans yang Jadi Korban Grooming Usia 15 Tahun
-
Silsilah Keluarga Aurelie Moeremans, Jadi Korban Grooming Usia 15 Tahun
-
5 Perawatan Rambut Sehat Versi dr Tirta, Ampuh Cegah Rontok di Usia Matang
-
7 Trigger Warning Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans
-
Sinopsis Broken Strings, Buku Aurelie Moeremans yang Angkat Isu Grooming