Suara.com - Bunga Citra Lestari (BCL) akan segera menikah lagi dengan Tiko Aryawardhana. Ini artinya akan terbentuk keluarga campuran karena ada 4 anak dari pernikahan sebelumnya. Gimana ya cara antara anak sambung bisa akrab?
BCL dan Tiko diketahui sudah mendaftarkan diri ke kantor urusan agama (KUA), dan dijadwalkan bakal menikah pada Desember 2023 mendatang. Tapi menariknya, dari pernikahan sebelumnya BCL punya satu anak yaitu Noah. Sedangkan Tiko punya tiga anak, hasil pernikahannya dengan Arina Winarto.
Keluarga campuran atau keluarga tiri adalah saat suami istri tinggal bersama dengan anak-anak dari pasangan sebelumnya. Banyak yang menganggap keluarga campuran cenderung lebih menantang.
Melansir Help Guide, Rabu (29/11/2023)diakui di saat pasangan suami istri baru cenderung merasa gembira, tapi ternyata anak-anak dari masing-masing pasangan cenderung tidak terlalu bersemangat. Perasaan ini terjadi, karena mereka khawatir dan takut dengan perubahan yang ada.
Termasuk juga anak dari keluarga campuran, cenderung khawatir saat harus tinggal bersama saudara sambung baru yang tidak terlalu mereka kenal dengan baik, atau bahkan bisa saja tidak menyukainya.
Berikut ini cara agar antara anak sambung bisa akrab yang bisa dilakukan orangtua:
1. Jangan Biarkan Mereka Mengancam
Anak-anak atau pasangan baru mungkin menempatkan orang tuanya dalam situasi di mana, harus memilih di antara mereka. Solusinya, ingatkan mereka bahwa Anda menginginkan kedua kelompok anak orang tersebut dalam hidup.
2. Terapkan Pola Asuh Sebelum Nikah
Baca Juga: Profil Alleia Anata, Anak Ariel NOAH Anggap BCL Sahabat Sang Ayah
Sepakati dengan pasangan baru, Anda berniat menjadi orang tua bersama. Kemudian lakukan penyesuaian yang diperlukan terhadap gaya pengasuhan sebelum pernikahan terjadi.
Cara ini akan membuat proses jadi lebih mudah, bahkan mencegah anak-anak marah pada pasangan baru saat memulai perubahan.
3. Temukan Cara Bisa Akrab
Solusinya usahakan anak terbiasa dengan pasangan Anda dan anaknya di kehidupan sehari-hari. Ini karena selalu berusaha membawa dua kelompok anak ke taman hiburan tidak bisa menggambarkan kehidupan sehari-hari.
4. Jangan Terlalu Banyak Berubah
Keluarga campuran punya tingkat keberhasilan tertinggi jika pasangan menunggu dua tahun atau lebih setelah perceraian atau kepergian orangtua sebelumnya untuk menikah lagi. Ini karena anak perlu waktu untuk beradaptasi perubahan yang terlalu drastis, dari kehilangan orangtua lalu kedatangan orangtua baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Kapan Mulai Puasa Syawal? Ini Penjelasan Waktu yang Dianjurkan
-
Mengapa Opor Ayam Selalu Ada saat Lebaran? Ini Sejarah dan Makna Simbolisnya
-
Promo Lebaran di Indomaret: Diskon hingga 50 Persen, Berlaku sampai 1 April 2026
-
Apakah 3 Butir Nastar Sama dengan Sepiring Nasi? Ini Faktanya
-
Lebaran di Jakarta Anti-Boring! Ini 5 Tempat Wisata Favorit di Ibu Kota
-
Adab Bertamu saat Lebaran: Tetap Sopan dan Berkesan Tanpa Merepotkan Tuan Rumah
-
Daftar Promo Makanan Saat Lebaran 2026: Pizza, Ramen, dan Menu Favorit Lainnya
-
Bolehkah Orang Tua Menggunakan THR Lebaran Anak? Begini Hukumnya dalam Islam
-
11 Kata-Kata Gagal Mudik karena Kerja yang Lucu, Anti Baper buat Pelepas Rindu
-
Dari Aksi Nyata ke Apresiasi: Program Perlindungan Perempuan Ini Raih Pengakuan Nasional