Suara.com - Kabar membanggakan datang dari Pendaki Gunung Perempuan Indonesia, Putri Handayani bakal mendaki gunung tertinggi dunia, Gunung Everest dan Kutub Utara (Antartika) dan Kutub Selatan (Artik) dan siap menjadi The Explorer's Grand Slam.
Melakukan perjalanan dengan dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (kemenpora) dan brand produk adventure dalam negari Eiger. Putri siap memulai perjalanannya selama 30 hari, dan akan berangkat dari Jakarta pada 1 Desember lalu diperkirakan selesai pada 30 Desember 2023.
Setelah perjalanan ini, perempuan asal Serdang Bedagai, Sumatera Utara ini masih menyisakan penjelajahan Kutub Utara dan pendakian Gunung Everest yang rencananya akan dijalankan pada tahun 2024.
Tak main-main, untuk ke puncak Gunung Vinson yakni gunung tertinggi di Benua Antartika dan jelajah dengan ski ke titik paling selatan bumi Kutub Selatan, Putri lebih dulu sudah melakukan persiapan selama berbulan-bulan lamanya dengan menjalani pelatihan di Monte Rosa, Swiss pada 19 Juli hingga 4 Agustus 2023.
Pelatihan berikutnya, yaitu berupa Polar 8 Training di Chamonix pada 23 Oktober hingga 28 Oktober 2023. Pelatihan ini terbilang cukup menantang bagi putri, karena selain menjalani proses aklimatisasi atau beradaptasi di atas gunung dengan cuaca dingin dan oksigen menipis.
"Pelatihan di Prancis kemarin jadi latihan ski touring, karena sangat menantang kalau tidak lancar buat kebanyakan orang tropis bisa kram, karena tidak biasa bergerak pakai sepatu ski begitu. Tapi ketika sudah nyaman berjalannya jadi lebih enak jadi lebih efisien geraknya," ujar Putri saat konferensi pers di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (30/11/2023).
Jadi Perempuan Asia Tenggara Pertama The Explorer's Grand Slam
Putri bercerita jika dirinya berhasil menuntaskan perjalanan ke puncak Gunung Everest dan menjelajah Antartika, maka dirinya jadi pendaki perempuan pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang menjadi The Explorer's Grand Slam.
Adapun seseorang dikatakan berhak mendapat julukan Explorer's Grand Slam adalah mereka yang berhasil mencapai 7 puncak tertinggi dunia ditambah puncak Antartika (Kutub Utara) dan Artik (Kutub Selatan).
Baca Juga: Perjuangan Empat Pendaki Indonesia Berhasil Capai Puncak Gunung Eiger
"Jadi kalau kita mengenalnya dengan seven summit atau 7 puncak tertinggi itu sebenarnya sama saja. Cuma ya hanya tinggal ditambah Kutub Selatan dan Kutub Utara," jelas perempuan yang terkenal dengan tagline Jelajah Putri itu.
Adapun Putri sudah berhasil menjangkau 6 puncak tertinggi dunia dan Artik atau Kutub Selatan. Namun ia belum mencapai puncak Gunung Everest dan menjelajah Kutub Utara dan Kutub Selatan.
Adapun 7 puncak tertinggi dunia yaitu Gunung Everest dengan 8.848 meter di atas permukaan laut (mdpl) di perbatasan Nepal dan Tibet, Gunung Aconcagua 6.961 mdpl di Afrika, Gunung Denali 6.194 mdpl di Alaska Selatan, Gunung Kilimanjaro 5.895 mdpl di Kanzania, Gunung Elbrus 5.642 mdpl di Eropa, Gunung Vinson Massif 4.892 mdpl di Antartika, dan Gunung Jayawijaya 4.884 mdpl di Papua Indonesia.
Tantangan Suhu Dingin di Puncak Tertinggi Dunia
Sampai saat ini sudah sekitar 1.400 orang yang berhasil mencapai puncak Gunung Vinson. Menurut catatan para pendaki, rata-rata tim ekspedisi memerlukan waktu lima sampai sembilan hari untuk mendaki gunung ini sampai ke puncaknya tergantung kondisi cuaca.
Ini karena semua pendaki akan merasakan titik suhu terendah, serta hembusan angin kencang hingga 80 kilometer per jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Microsleep Sang Sopir Pikap Menghentikan Langkah Kecil Bocah Asal Malang Selamanya
-
Cegah Penuaan! 4 Serum Anti-Aging Korea Kunci Wajah Awet Muda dan Kenyal
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
TVS Indonesia Edukasi Keselamatan Jalan Raya dengan Bagikan Ratusan Helm Anak
-
Siap-Siap War! The Script Bakal Konser di Indonesia Arena GBK Tahun 2027, Tiket Mulai Rp650 Ribuan
-
6 Cara Melakukan Teknik Slugging dengan Moisturizer, Ini Tips dan Manfaatnya
-
Saatnya Wujudkan Rumah dan Mobil Impian lewat BRI Consumer Expo 2026 Goes to Summarecon Bogor
-
Puan Buka Masa Sidang DPR 2026-2027, 463 Anggota Hadir dan Kuorum Terpenuhi
-
CEK FAKTA: Menguji Klaim Prabowo Soal MBG, Stunting 25 Persen dan Realita di Papua
-
Tangisan Balita Mengungkap Kematian Tragis Seorang Ayah di Jati Agung