Suara.com - Seorang pejabat Malaysia dilaporkan meninggal dunia saat mendaki gunung Everest pada Senin (30/10/2023). Pejabat tersebut bernama Parthiban A/L Kandasamy (38) yang bertugas di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Malaysia.
Dalam keterangan pers yang dikutip dari Antara pada Selasa (31/10/2023), peristiwa itu terjadi di Gorak Shep, Nepal, sekitar pukul 02.30 dini hari waktu setempat atau sekitar pukul 03.45 WIB.
Saat ini, Kedutaan Besar Malaysia di Kathmandu sedang mengatur pemulangan jenazah Gorak Shep ke Kathmandu untuk diautopsi di Rumah Sakit Teaching, Kathmandu.
Wisma Putra menyebutkan, jenazah almarhum segera dibawa ke Malaysia setelah semua urusan visum dan dokumentasi selesai.
Kementerian Luar Negeri Malaysia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum, dan melalui Kedutaan Besar Malaysia di Kathmandu menyatakan akan membantu pengurusan jenazah almarhum ke Malaysia.
Gunung Everest merupakan gunung tertinggi di dunia dengan 8.850 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung ini terletak di perbatasan Nepal dan Tibet.
Gunung everest jadi bagian dalam wilayah pegununungan Himalaya, dan puncaknya oleh penduduk Nepal disebut dengan Sagarmatha.
Mengutip One Earth, keberadaan dan kelestarian gunung sangatlah penting untuk kehidupan umat manusia, karena jadi menara air dunia, karena di dalamnya mengandung 60 hingga 80 persen sumber daya air tawar untuk bumi.
Baca Juga: 5 Gunung Tertinggi di Dunia, dari Everest hingga Makalu
Sehingga tidaknya setengah dari populasi dunia bergantung pada jasa ekosistem pegunungan untuk bertahan hidup. Bahkan sumber makanan berada di sana, karena biasaya gunung terdiri dari hutan, sungai, hingga mata air danau di wilayahnya.
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal Sherpa Everest, Penyelamat Pendaki Malaysia dari Zona Kematian
-
Tak Tahu Diuntung, 4 Fakta Pendaki Malaysia Ogah Akui Diselamatkan Sherpa Everest dari Zona Kematian
-
Viral Gunung Everest Dijuluki Tempah Sampah Tertinggi di Dunia, Suku Sherpa Kesal Pendaki Suka Nyampah?
-
Peringatan Hari Everest, Berikut 3 Fakta Unik dari Gunung Satu Ini
-
Hari Budha Magar: Pendaki Tanpa Kedua Kaki Capai Puncak Gunung Everest
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
-
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
-
Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL