Suara.com - Usai menjadi Cawpres, Gibran Rakabuming terus menjadi sorotan. Kali ini viral perbandingan ekspresi dirinya dengan anak pertamanya Jan Ethes saat menonton bola. Bahkan keduanya mendapat julukan dari netizen loh.
Kolase video Gibran vs Jan Ethes menonton bola ini dibagikan akun Instagram @selvi_ananda_ dilihat suara.com, Selasa (5/12/2023). Tampak bapak dan anak ini kompak sama-sama mengenakan baju putih dengan cutting berbeda, Jan Ethes dengan jaket bisbol motif garis vertikal. Sedangkan Gibran dengan kaus polo putih berkerah.
Uniknya alih-alih duduk bersebelahan, bapak dan anak ini ternyata terhalang satu orang berkemeja batik yang diduga asisten pribadi Jan Ethes atau Gibran. Setelah asik bergeming memperhatikan jalannya pertandingan di stadion, Gibrann dann Jan Ethes mulai menampilkan mimik yang berubah saat klub yang didukungnya berhasil mencetak gol.
"Anak ekspresif, bapak (super) kalem," tulis kalimat buatan netizen dalam video tersebut.
Kalimat ini nampaknya sangat bisa mewakili ekspresi anak dan cucu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu, karena menjelang gol berhasil dilancarkan Jan Ethes sudah mulai memegang paha lelaki berkemeja batik itu. Ditambah mata yang bersinar, bahkan anak pertama Walikota Solo itu sesekali tampak berdiri dari tempat duduknya dan berteriak gol dengan suara yang lantang.
Ekspresi ini sangat berbeda dengan mimik wajah yang ditunjukkan Gibran. Anak pertama Presiden Jokowi itu tetap tenang, tidak bergeming di tempat duduknya tapi tetap menunjukan raut wajah senang.
Hal ini terlihat dari garis bibirnya yang menggambarkan senyuman, dan binar matanya saat memperhatikan pertandingan. Tidak hanya itu, Gibran juga terlihat memberikan tempuh tangan tapi saya sebatas di antara lutut.
Sementara itu, pertandingan sepak bola dapat meningkatkan kebahagiaan penonton melalui pelepasan hormon endorfin saat menyaksikan aksi seru, aktivitas fisik yang terlibat dalam berteriak atau bersorak, serta rasa keterlibatan emosional yang terbentuk melalui dukungan terhadap tim favorit.
Berikut ini beberapa alasan pertandingan sepakbola bisa membuat penontonnya bahagia:
Baca Juga: Gibran Blunder Sebut Asam Folat Jadi Asam Sulfat, IQ-nya Auto Dibandingkan dengan Pelawak Bolot
1. Hiburan dan Ketegangan
Pertandingan sepak bola memberikan hiburan serta ketegangan yang intens, menciptakan pengalaman emosional yang memuaskan bagi penonton.
2. Rasa Keterlibatan dan Identitas
Dukungan terhadap tim favorit dapat menciptakan rasa keterlibatan emosional dan identitas dengan komunitas suporter, memperkuat ikatan sosial.
3. Euforia Kemenangan
Kemenangan tim favorit dapat memicu euforia yang signifikan, merangsang pelepasan hormon kebahagiaan seperti endorfin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak