Komika Marshel Widianto kembali menjadi sorotan. Kali ini selebriti kelahiran 30 Mei 1996 tersebut mengunggah sebuah konten video yang dinilai provokatif melalui akun TikTok miliknya. Video tersebut merespons kondisi pengungsi Rohingya yang saat ini bermukim di Aceh.
Melalui unggahan video pendek tersebut, Marshel terkesan menunjukkan kebingungannya akan pengungsi Rohingya. Diketahui belakangan ini pengungsi Rohingya tengah menjadi pembicaraan karena banyak melakukan tindakan yang dianggap tidak etis pada masyarakat setempat yang menerima mereka sebagai pengungsi.
Unggahan tersebut kemudian mendapatkan kritik langsung dari masyarakat dan menjadikan warganet geram. Marshel pun langsung dirujak ramai-ramai oleh warganet. Bukan karena respons dari Marshel yang dianggap tidak elok tetapi juga karena minimnya upaya verifikasi yang dilakukan oleh Marshel dalam memanfaatkan media sosial.
Marshel sendiri bukan pertama kalinya menjadi sorotan karena tindakannya. Komika tersebut kerap menjadi perhatian karena berbagai kontroversi yang ia buat.
Lantas, seperti apakah kontroversi Marshel Widianto yang kini dikritik buntut konten soal Rohingya? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Kabar Diboikot TV
Belum lama ini, Komika Marshel Widianto dikabarkan tengah diboikot di sejumlah stasiun televisi. Terdapat masalah kedisiplinan yang menjadikan Marshel sementara tak bisa tampil di televisi saat ini.
Merasa sadar akan kekeliruannya, Marshel menjadikan momen tersebut sebagai bahan untuk introspeksi. Marshel menyebut pengalaman ini membuatnya belajar dan termotivasi agar tetap bersemangat.
Marshel sadar bahwa masalah disiplin tersebut berawal pada saat ia mengalami star syndrome dan mulai datang telat. Suami dari Cesen Eks JKT48 tersebut sudah meminta maaf kepada beberapa stasiun televisi atas kesalahan yang ia perbuat tersebut.
Baca Juga: Komika Aulia Rakhman Sebut Nama Muhammad Tak Penting, Padahal Bisa Jadi Jaminan Masuk Surga
Beli Konten Dea Onlyfans
Pada tahun 2022 lalu, Marshel Widianto terseret kasus pornografi Dea OnlyFans. Terungkapnya data pembelian Google Drive yang berisikan 76 konten porno Dea OnlyFans menjadikan Marshel harus berurusan dengan pihak kepolisian.
Marshel Widianto diperiksa di Polda Metro Jaya pada Kamis (7/4/2022) kemarin. Setelah pemeriksaan dilakukan selama hampir 4 jam, ia pulang dengan senyuman di wajahnya. Saat itu, ia menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang ia timbulkan.
Marshall mengakui bahwa perbuatannya tersebut tidak dapat dibenarkan. Marshel pun mengaku salah akan hal tersebut.
Dikritik Buntut Konten Rohingya
Kegundahan Marshel terkait dengan pengungsi Rohingya ia tuangkan melalui video pendek di TikTok. Ia mengunggah sebuah video yang menyertakan sebuah tangkapan layar dari komentar TikTok yang dianggap milik UNHCR Indonesia.
Berita Terkait
-
Komika Aulia Rakhman Sebut Nama Muhammad Tak Penting, Padahal Bisa Jadi Jaminan Masuk Surga
-
Khawatir Indonesia Dijajah Rohingya, Marshel Widianto Malah Dihujat Menyulut Kebencian
-
Siapa Middleman Rohingya? Otak Jaringan Penyelundupan Pengungsi ke Aceh Terungkap
-
Komika Lampung Aulia Rakhman Lecehkan Nama 'Muhammad' Saat Stand Up Comedy
-
Jokowi Akhirnya Buka Suara Soal Makin Banyak Pengungsi Rohingya: Diduga Kuat Ada Keterlibatan Jaringan TPPO
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung