Suara.com - Akhir-akhir ini, keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus menerima sorotan publik, termasuk Iriana Jokowi. Terlebih usai putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari Prabowo Subianto.
Jokowi dinilai ingin melenggangkan kekuasaan melalui keluarganya dengan membangun dinasti politik. Salah satunya, dianggap sengaja mengubah aturan batasan usia capres-cawapres melalui adik iparnya, Anwar Usman.
Tak hanya itu, istrinya, Iriana Jokowi juga kerap menjadi sasaran. Meski begitu, ia dan Jokowi memilih untuk menanggapinya dengan santai.
Hal ini kemudian membuat profil dan agama Iriana menuai rasa penasaran publik.
Profil dan Agama Iriana Jokowi
Iriana adalah nama pemberian kakeknya yang pernah menjadi guru di Irian Jaya, Papua. Ia lahir di Solo, Jawa Tengah pada 1 Oktober 1963. Ia merupakan anak pertama dari lima bersaudara dari pasangan Ngadijo dan Sri Soenarni.
Ia yang beragama Islam tumbuh di lingkungan keluarga pendidik. Iriana sendiri mengenyam pendidikan di kota kelahirannya. Sampai suatu hari, ia yang masih duduk di bangku SMA, mulai mengenal pria bernama Joko Widodo.
Hal itu terjadi saat Iriana bermain ke rumah temannya, Lit Sriyanti, yang rupanya adik dari Jokowi. Kala itu, Jokowi sendiri tengah menjadi mahasiswa di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Di awal perkenalan, Jokowi memberanikan diri untuk mengajak Iriana bersepeda. Kedekatan itu berakhir dengan pernikahan pada 24 Desember 1986. Mas kawinnya sendiri berupa cincin senilai Rp24 ribu.
Baca Juga: Kenapa Harga Honda Scoopy Milik Gibran Rakabuming di LHKPN Jauh Lebih Rendah dari Pasaran Umum?
Setelah menikah, Iriana ikut Jokowi yang mendapatkan pekerjaan di Aceh. Namun, keduanya memutuskan pulang ke Solo usai Iriana hamil anak pertama, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, pasutri ini juga dikaruniai dua anak lainnya.
Mereka adalah Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep. Di sisi lain, Iriana pernah menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surakarta periode 2005 - 2012 serta Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta pada 2012 - 2014.
Posisi itu diembannya karena Jokowi pernah menjabat kepala daerah di Solo dan DKI Jakarta. Baru lah pada tahun 2014 hingga 2024 nanti, Iriana menjadi ibu negara. Tepatnya usai Jokowi dua kali terpilih sebagai presiden.
Sementara itu, Iriana juga pernah diberi gelar kehormatan oleh Jokowi. Ia menerima Bintang Republik Indonesia Adi Pradana melalui rapat Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (DGTK) yang digelar Kamis (3/8/2023).
Biodata Iriana Jokowi
Nama: Iriana
Berita Terkait
-
Kenapa Harga Honda Scoopy Milik Gibran Rakabuming di LHKPN Jauh Lebih Rendah dari Pasaran Umum?
-
Deretan Sindiran Iwan Fals di Era Jokowi, Dari Asam Sulfat Sampai soal Ijazah Palsu
-
Sifat Gibran yang Membuat Selvi Ananda Jatuh Cinta Meski Tidak Romantis
-
Mengenal Abidzar Al Ghifari, Anak Ustad Jefri Al Buchori yang Jadi Wali Nikah Adiba Khanza dan Egy Maulana Vikri
-
Prabowo Tegaskan Dirinya Nyapres Tak Cuma Modal Joget: Gagasan Kita Paling Paten!
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866
-
Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung
-
Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?
-
HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?
-
Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan
-
Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat
-
Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau
-
Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram
-
Viral Fasilitas Sampah KKN UMMI Sukabumi Hancur Dibongkar 2 Hari Usai Diresmikan
-
Bahan Bakar Alternatif SIG Naik 24%, Pangkas Konsumsi Batu Bara 467 Ribu Ton