Suara.com - Selvi Ananda, istri Cawapres Gibran Rakabuming, terlihat sering menemani suaminya kampanye untut Pemilu 2024. Meski begitu, kegiatannya lebih banyak didokumentasikan oleh staf hingga relawan, karena Selvi Ananda sendiri tidak memiliki akun media sosial (medsos).
Alih-alih memiliki akun media sosial pribadi, berdasarkan hasil penelusuran suara.com di Instagram (IG) hanya ada akun Selvi Ananda tapi merupakan buatan fanbase atau penggemar.
Terkait ini, beberapa waktu lalu kepada wartawan Selvi Ananda mengaku memang tidak punya media sosial karena tidak tahu potret atau momen apa yang perlu diunggah dan dibagikan.
"Memang tidak (punya medsos). Kalau pakai IG, tidak tahu apa yang ingin diposting," bebernya.
Selvi menambahkan, jika ingin melihat kegiatan atau kinerjanya sebagai istri Walikota Solo atau kegiatan publik lainnya, bisa dengan memanfaatkan medsos akun resmi pemerintah.
Terkait istirahat atau berhenti sama sekali tidak memiliki akun media sosial, secara khusus dibedah Ahli Strategi sekaligus Konsultan Bisnis A G Danish dalam tulisannya di LinkedIn, dikutip suara.com, Jumat (15/12/2023).
Danish mengatakan meski media sosial punya beragam manfaat, tapi ada beberapa manfaat berhenti dari media sosial yang bisa dirasakan di antaranya sebagai berikut:
1. Lebih Banyak Waktu Luang
Banyak yang tidak sadar media sosial bisa sangat menyita waktu berjam-jam setiap hari untuk melihat feed. Jadi berhenti atau tidak memiliki media sosial bisa punya waktu lebih banyak fokus ke hal yang lebih penting. Seperti habiskan waktu bersama orang terkasih, menekuni hobi atau mengerjakan proyek mandiri.
Baca Juga: Temui Ratusan Nyai Ponpes Di Solo, Gibran: Santri Harus Melek Teknologi
2. Tidak Bandingkan Diri dan Orang Lain
Media sosial bisa jadi sarang menciptakan rasa iri, karena di platform itu orang lebih sering menggambarkan hidupnya yang sempurna. Jadi berhenti di media sosial bisa bikin diri sendiri berhenti membandingkan hidupnya dengan orang lain, padahal yang lebih penting itu fokus membangun diri dan mencapai tujuan hidup.
3. Cegah Beli Barang Tidak Dibutuhkan
Sadar atau tidak sifat konsumtif didorong media sosial, karena influencer dan pengiklan terus mempromosikan produk mereka. Sehingga saat tidak mengakses media sosial dorongan membeli barang itu bisa dikurangi dan lebih fokus menjalani hidup.
4. Fokus Sosialisasi di Dunia Nyata
Bersosialisasi di media sosial kerap kali hanya fana semata, karena hanya sebatas chat atau dari jarak jauh sehingga kurang bonding. Tapi saat menerima rangsangan langsung, seperti mengobrol dengan keluarga atau teman bisa menjadikan hubungan jadi lebih bermakna.
5. Fokus pada Hal Penting
Media sosial bisa menciptakan urgensi yang tidak terlalu penting, seperti seolah ada keharusan membalas pesan dan notifikasi secepat mungkin. Tapi jika berhenti dari media sosial bisa lebih fokus habiskan waktu bersama orang terkasih, mengejar minat, hingga berikan efek positif untuk dunia dan orang di sekitarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis