Suara.com - Selebgram Fujianti Utami atau Fuji baru-baru ini menghebohkan publik. Bukan hanya karena klarifikasinya soal hubungannya dengan Asnawi Mangkualam, melainkan soal pengakuannya yang sedang mengidap ADHD.
Dalam live Tiktok nya beberapa waktu lalu, Fuji mengaku ia mengalami banyak gejala sebelum akhirnya didiagnosa mengidap ADHD.
"Jadi ya gue ceritain aja lah ya, kan bukan aib ini. Nggak, jadi kan gue kayak nggak bisa fokus gitu kan, nah ini tuh karena ADHD itu tuh," ucap adik ipar mendiang Vanessa Angel tersebut dikutip dari Tiktok @mollie.shop2.
Gadis yang akrab disapa Uti ini juga mengaku dirinya kerap mengalami kesulitan dalam berpikir, hiperaktif, susah fokus, hingga sering lupa.
Ia pun mengaku juga sudah melakukan pengobatan ke psikiater dan diminta untuk mengonsumsi obat khusus yang membuatnya turun hingga 2 kg dalam 5 hari lantaran efek samping obat yang berimbas dengan nafsu makannya.
"Berat badan gue udah turun 2 kilo bahkan dalam waktu lima hari. Itu karena akhirnya gue dikasih obat guys oleh psikiater, terus ternyata side effectnya dari obat itu bikin nggak nafsu makan," ucap Fuji saat sedang live di Tiktok bersama temannya.
Efek dari gangguan ADHD ini juga diakui Fuji cukup mengganggu aktivitas sehari-harinya sebagai publik figur sehingga Fuji memilih untuk melakukan pengobatan secara medis.
Lalu, apa sebenarnya gangguan ADHD yang dialami Fuji ini? Simak inilah penjelasannya.
Menyadur dari healthline.com, Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD adalah suatu kondisi kesehatan mental yang dapat menyebabkan tingkat hiperaktif meningkat dan menimbulkan perilaku impulsif yang tidak biasa.
Baca Juga: Adu Perjalanan Karir Fuji dengan Davina Karamoy Mantan Asnawi Mangkualam, Siapa Unggul?
Penderita ADHD kerap mengalami kesulitan memusatkan perhatiannya pada satu tugas atau sekadar duduk diam dalam jangka waktu lama.
Bagi penderita ADHD, perubahan energi dari dalam tubuh lebih sering terjadi secara tiba-tiba. Hal ini dapat berdampak signifikan pada pekerjaan, hubungan sesama manusia, hingga kegiatan sehari-hari lainnya. ADHD ini pun bisa diderita anak anak hingga orang dewasa.
Penderita ADHD juga biasanya mengalami perubahan perilaku dan gejala-gejala seperti:
- mengalami kesulitan fokus atau berkonsentrasi pada tugas
- menjadi lupa dalam menyelesaikan tugas
- mudah teralihkan perhatiannya
- mengalami kesulitan untuk duduk diam dalam beberapa waktu
- sering menyela pembicaraan orang saat mereka sedang berbicara
Tanda dan gejala spesifik yang biasa dialami penderita ADHD adalah munculnya perilaku hiperaktif, impulsif, atau kesulitan fokus dalam satu waktu yang sama maupun secara tiba tiba.
Menurut penelitian dari National Health Services Inggris, penyebab ADHD ini sendiri dipengaruhi beberapa faktor seperti:
- Faktor genetika
- Terjadinya cedera otak
- Kelahiran prematur yang dialami penderita
- Stunting
- Terpapar zat kimia dari ibu di dalam masa kehamilan sehingga berpengaruh pada tumbuh kembang anak
- Kurangnya perhatian orang tua
Namun hal ini masih diteliti lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan penyebab lainnya. Penderita ADHD ini biasanya akan dirujuk ke psikiater atau dokter jiwa sebagai langkah konkrit medis untuk pengobatan.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Adu Perjalanan Karir Fuji dengan Davina Karamoy Mantan Asnawi Mangkualam, Siapa Unggul?
-
Fuji Syok Dilarang Sedih Cuma Gegara Kini Sukses Bergelimang Harta
-
Asnawi Mangkualam Dinilai Cuek Balas Sapaan Fuji Saat Live Bareng, Warganet: Kapten Dingin Banget
-
Marissya Icha Singgung Cara Pilih Circle Pertemanan Usai Berkonflik dengan Fuji
-
Ear Sun Lepas EP Urbanisme, Usung Keresahan Hidup di Perkotaan
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Profil Glory, Tersangka Baru Korupsi MBG yang Punya Kedekatan dengan Eks Kepala BGN
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN