Suara.com - Katak Bhizer menjadi sorotan publik usai kalah melawan Bokir Sasmita di atas ring tinju. Seperti yang diketahui, bahwa keduanya saat masih SMA merupakan rival tawuran. Penasaran dengan sosoknya? Ini dia biodata dan agama Katak Bhizer.
Pemilik nama Natta Eko Stevanus itu dikenal sebagai konten kreator YouTuber yang lahir di Tangerang Selatan, pada 30 Desember 1996. Artinya, usianya sekarang sudah menginjak 27 tahun (2023). Kepercayaan yang dianutnya adalah Islam.
Pada masanya, Katak Bhizer dan Bokir Sasmita disebut sama-sama sebagai panglima tawuran. Katak sangat dikenal lantaran tahan bacok alias kebal terhadap bacokan benda tajam karena ada kodam yang melindunginya. Sementara Bokir adalah panglima tawuran yang kejam dan berdarah dingin.
Diketahui Katak Bhizer alias STVNS 70 beberapa waktu lalu juga viral lantaran kisah hidupnya di masa lalu. Berkat kontennya yang viral tersebut, saat ini dia sudah memiliki sebanyak 1,5 ribu subscriber di channel YouTubenya.
Katak terkenal sebagai panglima tawuran yang kerap kali memimpin tawuran melawan sekolah lain, termasuk sekolah Sasmita. Di mana Bokir bersekolah di sana dan menjadi sosok paling kuat yang memimpin pasukannya saat tawuran.
Pada masanya, ia dikenal sebagai sosok yang sadis dan kejam ketika memimpin sekolahnya SMK 1 Bhipuri, Serpong saat tawuran. Namun tampaknya kini dia sudah menyesali perbuatan kelam di masa lalunya dan mengaku sudah taubat hingga berhenti melakukannya.
Selain itu, panglima tawuran yang baru saja dikalahkan oleh rival terberatnya itu juga dikenal sebagai sosok yang hobi dengan motor vespa gaes. Dalam beberapa unggahannya di akun Instagram, diketahui jika dirinya ini mempunyai beberapa koleksi motor vespa yang antik-antik.
Selama ini, STVNS 70 merupakan sosok yang terkenal karena tahan bacok alias kebal ketika dilukai oleh lawannya saat tawuran. Hal itu menurutnya lantaran ia memiliki kodam yang selama ini melindunginya dimanapun dia berasa, salah satunya ketika ia tawuran antar sekolah berlangsung.
Biodata dan Agama Katak Bhizer
Baca Juga: Biodata Bokir Sasmita, Dulu Rival Tawuran Kini Kalahkan Katak Bhizer di Ring Tinju
Selengkapnya, berikut ini adalah biodata Katak Bhizer yang dirangkum dari berbagai sumber:
• Nama Lengkap: Natta Eko Stevanus
• Nama Panggilan: Katak Bhizer / Bhipur Serpong
• Nama Panggung: STVNS 70
• Tempat Tanggal Lahir: Tangerang Selatan, 30 Desember 1996
• Keturunan: Jawa - Ambon
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan