Suara.com - Azizah Salsha terbilang sering mengenakan busana bermerek yang harganya mahal. Seperti baru-baru ini, Azizah Salsha ketahuan memakai baju atasan seharga belasan juta.
Baju tersebut dipakai Azizah Salsha saat kumpul bersama teman-temannya. Dari unggahan yang beredar di media sosial, istri Pratama Arhan itu terlihat memadukan atasan mahalnya dengan denim panjang.
Akun Instagram azizahsalsha.wearings lantas mengulik detail baju atasan Azizah Salsha. Dari unggahan akun inilah netizen tahu perkiraan harga baju yang dipakai putri politikus Andre Rosiade tersebut.
Menurut penelusuran akun azizahsalsha.wearings, Azizah Salsha memakai koleksi crewneck jumper dari Acne Studios. Ini merupakan rumah mode mewah yang berbasis di Stockholm, Swedia.
Keterangan di website Acne Studios menyebutkan bahwa crewneck jumper seperti milik Azizah Salsha dirajut menggunakan benang daur ulang yang dicampur dengan wol pilihan.
Selain wol, crewneck jumper Acne Studios itu juga terbuat dari beberapa bahan premium lain. Di antaranya katun, serat alpaca, viscose, nilon, hingga mohair (wol dari kambing Angora).
Tidak heran jika harga baju tersebut cukup mahal. Di website resmi Acne Studios, Patchwork Crewneck Jumper seperti yang dipakai Azizah Salsha harganya mencapai lebih dari Rp11 juta.
Hal ini menuai berbagai komentar dari netizen. Ada netizen yang usil mempertanyakan pekerjaan Azizah Salsha gara-gara terlihat memakai baju yang harganya belasan juta.
"Ini anak kerja apa sih?" tanya netizen. "Endorse kak, alhamdulilah banyak job juga," kata netizen lain menjelaskan pekerjaan Azizah Salsha.
Baca Juga: Istri Pratama Arhan Difitnah Menginap Bareng Mantan Pacar di Hotel, Azizah Salsha Beri Reaksi Tegas
Terkait pekerjaan, Azizah Salsha memang dikenal sebagai selebgram hits Tanah Air. Perempuan kelahiran 2003 itu pun menerima endorsement dari berbagai mereka.
Azizah Salsha disebut-sebut memasang tarif lebih dari Rp7 juta untuk sekali endorseme. Dia juga dilirik untuk endorse beberapa merek skincare hingga fashion mewah.
Selain endorse, Azizah Salsha juga mendapatkan penghasilan dari YouTube miliknya. Data Social Blade memperkirakan pendapatan YouTube Azizah berkisar antara Rp21 juta hingga Rp339 juta per tahun.
Berita Terkait
-
Beda Kado Ultah Asnawi Mangkualam: Fuji Dapat Gelang Dior Rp8,5 Juta, Steffi Zamora 'Cuma' Kue Tart?
-
Gelagat Azizah Salsha Saat Nonton Esport Bareng Pratama Arhan Bikin Warganet Salfok: Ngelirik Terus Kaya Sadar Kamera
-
Fuji Diduga Marah ke Azizah Salsha Terkait Asnawi Mangkualam, Ini Kecocokan Persahabatan Scorpio dan Libra
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Specs untuk Pemula, Mulai Rp200 Ribuan
-
Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Ini 5 Zodiak Paling Moncer, Ketiban Rezeki Nomplok
-
5 Body Lotion untuk Mencerahkan dan Meratakan Warna Kulit Setelah Mudik
-
Terpopuler: Bank BCA Kapan Buka? Promo Alfamart Paling Murah Sejagat
-
7 Rekomendasi Sunscreen Ringan Hasil Matte, Tidak Bikin Wajah Kelihatan Berminyak
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas