Suara.com - Penjajahan Israel kepada Palestina di wilayah Gaza masih terus berlanjut. Di media sosial, beredar video yang memperlihatkan dampak serangan Israel yang membuat gedung-gedung hancur sampai rata dengan tanah.
Akun @MyLordBebo memperlihatkan pemandangan Gaza yang tidak lagi memiliki gedung-gedung dan rumah. Video yang diambil di Gaza bagian utara menunjukkan tidak ada yang tersisa karena serangan Israel yang membabi-buta.
"Orang-orang tak bisa kembali lagi (ke rumahnya) di sini. Bagian utara Gaza sukses 'dibersihkan'" tulisnya di akun media sosial X.
Video yang diunggah pada tanggal 21 Desember 2023 ini sudah ditonton lebih dari 18,2 juta kali. Reaksi warganet pun seragam, yakni mengecam agresi Israel yang membuat rakyat Gaza kehilangan harta, rumah, bahkan nyawa.
"Ini adalah aksi terorisme," cuit netizen.
"Aku pikir mereka perang melawan Hamas. Tapi yang hancur adalah rumah masyarakat," timpal yang lain.
"Zionis mengebom tempat ini untuk merebut tanah Gaza. Setelah itu mereka akan membangunnya kembali untuk mereka sendiri," kata netizen lainnya.
Sebuah foto yang memperlihatkan kondisi Gaza sebelum dibom turut dibagikan oleh netizen dengan akun @Micetormind. Membalas video soal Gaza yang rata dengan tanah, oa membagikan pemandangan kota Gaza yang berada di tepi pantai saat matahari terbenam. Di foto tersebut, tampak rumah dan gedung-gedung bertingkat yang tinggu menjulang.
Jalan raya juga terlihat padat dengan aktivitas kendaraan bermotor. Pepohonan yang berwarna hijau berbaris di pinggir jalan.
Baca Juga: Kejam! Tentara Israel Serbu Kamp Pengungsi Di Tepi Barat, Saluran Air Hancur Dibuldoser
"Sebagai konteks, ini adalah pemandangan Gaza dahulu (sebelum serangan Israel -red)," cuitnya.
Israel Serang Kamp Pengungsi di Gaza
Serangan Israel terhadap Gaza kembali dilancarkan pada Minggu (24/12/2023). Kementerian Kesehatan setempat menyebut serangan udara Israel ke kamp pengungsi Al-Maghazi di Gaza tengah telah menewaskan sedikitnya 70 orang.
Ashraf al-Qudra, juru bicara kementerian itu, mengatakan bahwa apa yang terjadi di kamp Maghazi adalah "pembantaian" di sebuah blok permukiman yang padat penduduk.
Dia menambahkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan akan bertambah karena banyak orang tinggal di sana.
Israel telah membombardir Jalur Gaza sejak serangan lintas batas oleh kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober, yang menewaskan sedikitnya 20.424 warga Palestina, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, dan melukai 54.036 lainnya, menurut pejabat kesehatan setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu