Suara.com - Sosok Gus Anom tengah menuai sorotan publik. Hal ini buntut kasus penipuan yang melibatkan dirinya dan Yadi Sembako.
Keduanya dilaporkan oleh pihak ketiga vendor yang merasa dirugikan dalam acara gelaran perusahaan milik Gus Anom dan Yadi Sembako.
Pelapor yang bernama Muhammad Adri Permana disebut mengalami kerugian hingga Rp198 juta usai terlapor terlambat melakukan pembayaran dan bahkan mengirimkan cek kosong.
Tak berhenti di situ, permasalahan yang dihadapi Gus Anom semakin bertambah pelik kekinian. Pasalnya, ia dilaporkan oleh Yadi Sembako ke polisi.
Yadi Sembako merasa dirugikan setelah dirinya terseret dalam permasalahan hukum. Pasalnya, ia merasa hanya menuruti perintah dan arahan Gus Anom.
"Kenapa saya laporkan Gus Anom? Karena dari dia lah, saya diiming-imingi ada dana yang masuk. Makanya saya cari EO, saya semua linknya," ujar Yadi Sembako, dikutip Selasa (2/1/2024).
"Saya merasa dikorbankan. Saya wajib membela diri saya, karena saya meyakini saya diperintahkan, diarahkan dia. Saya nggak berani nyebarin cek sendirian," timpalnya.
Lantas, siapakah Gus Anom sebenarnya? Berikut merupakan uraian singkat dari sosok yang dipolisikan oleh Yadi Sembako.
Gus Anom merupakan salah satu pendakwah viral Tanah Air. Ia lebih sering menghabiskan waktunya berdakwah ke berbagai daerah-daerah terpencil di Indonesia.
Baca Juga: Yadi Sembako Ungkap Gus Anom dan Istri Berbulan-bulan Numpang di Rumahnya
Ia lahir pada 1 Mei 1979, sehingga saat ini usianya sudah genap 44 tahun. Kerap berdakwah ke wilayah terpencil, Gus Anom memiliki banyak pengikut di akun Instagram-nya, yaitu sebanyak 137 ribu.
Lebih lanjut, Gus Anom diketahui sudah pernah menikah lebih dari 1 kali. Istri pertamanya bernama Eka Listia Puspitasari.
Nahas, pada 2021, sang istri meninggal dunia akibat komplikasi penyakit jantung, penyumbatan otak, dan paru-paru basah.
Satu tahun usai Eka Listia Puspitasari meninggal dunia, Gus Anom kembali menikahi seorang gadis muda bernama Reca Ramdani.
Itulah uraian singkat mengenai Gus Anom, pendakwah yang dipolisikan oleh Yadi Sembako. Semoga bermanfaat!
Berita Terkait
-
Yadi Sembako Ungkap Gus Anom dan Istri Berbulan-bulan Numpang di Rumahnya
-
Terjerat Kasus Penipuan, Yadi Sembako Diam-Diam Polisikan Gus Anom
-
Pelaku Penipuan Panik Bertemu Korban, Nekat Loncat ke Kali Ancol
-
Mantan Lucinta Luna Disebut Main Film Dewasa, Jefri Nichol Biayai Banyak Orang Sejak Remaja
-
Gus Anom Sudah Jual Aset Demi Lunasi Utang Rp 200 Juta ke Korban
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan