Suara.com - Sosok eks Gubernur Bali Wayan Koster sedang jadi perbincangan publik. Pasalnya, Ia baru-baru ini diperiksa di Polda Bali atas dugaan kasus korupsi. Bagi yang ingin mengenal sosoknya, berikut ini profil Wayan Koster eks Gubernur Bali.
Diberitakan sebelumnya, eks Gubernur Bali Wayan Koster terseret kasus dugaan Korupsi hingga membuatnya harus berurusan dengan Polda Bali. Pada Rabu (3/1/2024), Wayan Kostar memenuhi proses pemeriksaan di Polda Bali.
Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Aviatus, proses pemeriksaan Wayan Koster saksi berlangsung selama tiga jam. Pada proses pemeriksaan tersebut, Wayan bertatus sebagai saksi.
"Pemeriksaannya pagi dari sekitar jam 9 dan 10 (pagi). Kalau dari informasi kawan-kawan Ditreskrimsus sekitar tiga jam (diperiksa)," ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Aviatus di Mapolda Bali (5/1/2024).
Seiring dengan kabar kasus dugaan korupsi yang menyeret eks Wayan Koster, mari simak berikut profil Wayan Koster eks Gubernur Bali yang baru-baru ini sedang menjadi sorotan publik.
Profil Wayan Koster Eks Gubernur Bali
Dr. Ir. Wayan Koster, MM lahir pada 20 Oktober 1962 di Desa Sembiran, Buleleng, Bali. Itu artinya, saat ini Wayan Koster telah berusia 60 tahun. Eks Gubernur Bali ini memiliki seorang istri bernama Ni Luh Putu Putri Suastini.
Dari pernikahan Wayan Koster dan Ni Luh Putri Suastini, mereka dikaruniai dua orang anak yaitu Ni Putu Dhita Pertiwi dan Ni Made Wibhuti Bhawani. Adapun agama yang dianut Wayan Koster dan keluarganya yaitu Hindu.
Untuk pendidikannya, Wayan Koster pernah bersekolah di SD 1 Sembiran (1975), lalu Ia sekolah di SMP Bhaktiyasa (1978), kemudian Ia melanjutkan sekolah di SMA Negeri 1 Singaraja (1981). Setelah lulus SMA, Ia melanjutkan sekolah S1 (1987), S2 (1995), dan S3 (1999).
Baca Juga: Bukan Saipul Jamil yang Positif Narkotika, Melainkan Orang Ini Setelah Dilakukan Tes Urine
Untuk perjalanan karier, Wayan Koster pernah berkerja sebagai Tenaga Peneliti Balitbang Depdikbud pada tahun 1988-1994. Lalu pada 1992-2004, Wayan juga pernah jadi Dosen Tidak Tetap di STIE Perbanas Jakarta, Universitas Tarumanegara, UPH Tangerang, dan Universitas Negeri Jakarta.
Tak berhenti sampai disitu, Wayan juga pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI pada Periode 2004-2009, periode 2009-2014, dan periode 2014-2019. Lalu pada periode 2018-2023, Wayan Koster menjabat sebagai Gubernur Bali.
Demikian ulasan mengenai profil Wayan Koster eks Gubernur Bali yang baru-baru ini diperiksa di Polda Bali atas dugaan kasus korupsi. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Usut Pihak Biayai Pelarian Harun Masiku, KPK Diminta Lacak Rekening Bank Orang Terdekat
-
Biodata dan Kekayaan Munawar Ahmad, Mendiang Ayah Raffi Ahmad yang Ternyata Direktur Bank
-
Siapa yang Membiayai Harun Masiku Selama Jadi Buronan Korupsi? Ini Kata KPK
-
KPK Periksa Petinggi Radio Prambors Dhirgaraya Terkait Perkara Korupsi SYL
-
Terseret Kasus Dugaan Korupsi, Mantan Gubernur Bali dari PDIP Diperiksa Polisi
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Revisi UU Pemilu Segera Masuk Tahap Formal, Rapim dan Bamus Digelar Selasa
-
Bahaya Maut Di Balik Karhutla, Ketika Asap Bisa Jadi Mesin Pembunuh Diam-diam
-
Daftar Harga HP Xiaomi Agustus 2026, Lengkap Redmi dan POCO
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dasco: Dwikewarganegaraan Diaspora Akan Diberlakukan Terbatas dan Sangat Selektif
-
Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar
-
Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas
-
Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor
-
Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik
-
Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung