Suara.com - Sosok Ustaz Solmed baru-baru ini kembali menjadi sorotan. Ia belum lama pindah dan memamerkan rumah barunya di kawasan Bogor, Jawa Barat. Rumah mereka bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi memiliki fasilitas mirip dengan sebuah resor.
Ustaz Solmed menjelaskan bahwa rumah dan halamannya memiliki luas sekitar setengah hektar. Konsepnya perpaduan antara gaya Timur Tengah yang modern, hasil dari ide-ide yang digagas oleh Ustaz Solmed dan istrinya, April Jasmine.
Dalam sebuah wawancara, April Jasmine dalam wawancara mengatakan bahwa mereka berhasil menemukan titik tengah antara keinginan Ustaz Solmed dan dirinya sendiri dalam desain rumah. Mereka menciptakan kesatuan dari interior hingga konstruksi dengan memadukan preferensi keduanya.
Selain digunakan sebagai tempat tinggal, Ustaz Solmed juga ingin rumahnya menjadi tempat pengajian karena keinginan memiliki ruangan yang luas. Menurut April Jasmine, di rumah sebelumnya, banyak tamu yang datang namun masalah parkir selalu menjadi kendala.
Rumah baru ini dilengkapi oleh Ustaz Solmed dengan berbagai fasilitas yang mirip dengan resor. Mulai dari kolam renang, lapangan tembak, lapangan bulu tangkis, lapangan futsal, sirkuit, hingga playground untuk menjaga kesehatan melalui olahraga.
"Kita memang pengin yang luas. Di rumah yang lama, tamu banyak tapi parkirannya susah," tutur April Jasmine.
Selain fasilitas olahraga, rumah ini juga dilengkapi dengan fasilitas hiburan seperti bioskop mini, sauna, salon, dan area permainan mirip timezone. Namun, area permainan anak-anak ini hanya tersedia pada hari Sabtu dan Minggu.
Selain fasilitas tersebut, mereka juga memperhatikan aspek keamanan rumah dengan menggunakan sistem fingerprint di beberapa ruangan, sebagai langkah untuk menjaga keamanan tempat tinggal mereka.
Deretan fasilitas mewah itu membuat banyak orang kembali bertanya-tanya, apa sebenarnya pekerjaan Ustaz Solmed? Dan bagaimana perjalanan kariernya?
Baca Juga: Terungkap, Modal Ustaz Solmed Bangun Rumah Puluhan Miliar Ternyata dari Bisnis Rokok
Berikut ini suara.com rangkum perjalanan karier Ustaz Solmed
Ustaz Solmed, atau Sholeh Mahmoed Nasution, lahir di Jakarta pada 19 Juli 1983 sebagai anak tunggal dari Nadjamuddin Nasution dan Salmah Lubis.
Awal karirnya dimulai pada tahun 2000 ketika ia meraih juara dalam pidato dan ceramah tingkat nasional di Masjid Istiqlal. Setelah lulus dari Madrasah Aliyah, ia mulai berdakwah dari musala ke musala untuk menyebarkan ajaran Islam.
Keberhasilan Ustaz Solmed semakin terkenal ketika ia bertemu dengan Ustaz Jefri Al Buchori (Uje) dalam program acara Tabligh Akbar. Mereka menjadi sahabat dekat dan berkolaborasi dalam acara dakwah televisi seperti "Damai Indonesiaku".
Gaya ceramahnya yang unik dan penjelasannya yang mudah dimengerti membuatnya diingat oleh masyarakat. Tak hanya aktif dalam dakwah, ia juga terlibat dalam beberapa sinetron dan acara TV seperti "Si Biang Kerok", "Pesantren & Rock n' Roll", "Kata Ustadz Solmed", "Tombo Ati", dan "Sajadah".
Meskipun populer, Ustaz Solmed juga kerap menuai kontroversi. Salah satunya adalah masalah tarif dakwah yang dianggap tinggi oleh Majelis Taklim Shalawatullah Dakwah Tariqul Jannah di Hong Kong, serta kasus pengolok-olok terhadap komedian Narji di acara Inbox SCTV yang membuatnya berurusan dengan KPI.
Tahun 2016, ia juga dilaporkan dianiaya oleh sekelompok masyarakat di Serang, Banten, karena terlambat datang untuk berceramah. Namun, ia membantah peristiwa tersebut dan melaporkannya, dengan Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?