Suara.com - Meski sudah berubah menjadi sosok berhijab syar'i, nama Clara Shinta rupanya masih kerap dikaitkan dengan masa lalunya yang dinilai penuh kontroversi. Seperti apa transformasi Clara Shinta dari dulu hingga sekarang?
Di awal tahun 2023 lalu, mobil mewah Clara Shinta bahkan dirampas oleh debt collector karena ternyata digadai sang mantan suami. Ia bahkan juga sempat diberitakan menjadi simpanan seorang pejabat meski kabar ini tak diketahui kebenarannya.
Transformasi Clara Shinta
Clara Shinta kembali ramai diperbincangkan pertama kali karena sosoknya yang terlihat mengendarai sebuah mobil mewah. Satu hal yang menarik di sini adalah bagaimana ia mengaku mengendarai mobil tersebut usai kajian.
Tak lama setelah video tersebut beredar diketahui bahwa Clara ternyata sudah menjadi seorang mualaf selama lebih dari enam tahun. Keputusan besar ini bahkan sempat ia sembunyikan dari kedua orang tuanya.
“Jadi orang tuaku tahu sebelum satu menit aku take-off ke Jeddah,”ujar Clara Shinta di YouTube Cerita Untungs.
Meski orang tuanya sempat terkejut, kini Clara telah diterima di keluarganya sepenuhnya. Terlebih, usai perjalanan umrah tersebut secara perlahan Clara mulai mendapat keyakinan untuk menggunakan hijab.
Keputusan tersebut terbilang cukup berat mengingat sebelumnya Clara kerap tampil dengan pakaian terbuka.
“Saat itu lagi pergi ke acara di Bandung, pakai pakaian pendek, tapi jadi risih. Akhirnya mampir ke toko muslim dam langsung pakai satu baju syar’i, padahal belum dicuci, biasanya aku kalau pakaian baru itu harus dicuci dulu, ini enggak;” ujarnya.
Baca Juga: Biaya Endorse Clara Shinta, Seleb Tiktok Viral dengan 6,5 Juta Pengikut
Kontroversi Clara Shinta
Tak dapat dipungkiri bahwa sebelum menjadi sosok dengan kerudung syar’i saat ini, nama Clara Shinta cukup lekat dengan kontroversi.
Di akhir tahun 2022 lalu, nama Clara Shinta sempat terseret sebagai simpanan seorang pejabat. Kala itu, seseorang dengan nama akun X atau Twitter @cresceqnt menyebut bahwa Clara Shinta memiliki hubungan gelap dengan seorang petinggi polisi yang sudah berkeluarga.
“Sering juga makan malam bersama boss saya. Beliau juga HS sama boss saya di hotel jkt,” ujar akun tersebut.
Tak hanya itu, Clara Shinta juga kembali terseret kabar buruk terkait bisnis kosmetiknya yang belum terdaftar BPOM. Ia dikabarkan bisa menjual produk tersebut karena menyogok.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek