Suara.com - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali tengah disorot. Sebab, ia muncul di acara selawatan sekaligus deklarasi dukungan terhadap Prabowo-Gibran. Padahal, saat KPK menggeledah rumah dinasnya, ia sempat menghilang.
Adapun penggeledahan ini dilakukan pada Rabu (31/1/2024) dan Gus Muhdlor --begitu ia disapa-- diduga menerima gratifikasi. Namun, saat itu ia tak ada hingga akhirnya muncul dalam acara bertajuk 'Nderek Kyai' Prabowo-Gibran.
Acara itu digelar di Kompleks Pesantren Bumi Shalawat, Sidoarjo yang dipenuhi santri dan masyarakat hingga sore hari. Mendadak muncul usai hilang saat digeledah membuat profil dan rekam jejak Bupati Sidoarjo ini dicari.
Profil dan Rekam Jejak Bupati Sidoarjo
Pemilik nama lengkap Ahmad Muhdlor Ali itu lahir di Sidoarjo pada 11 Januari 1991. Ia termasuk ke dalam jajaran pemimpin muda di Indonesia. Sebab, saat menjabat sebagai bupati di tanah kelahirannya, usianya masih 30 tahun.
Gus Muhdlor resmi menjadi Bupati Sidoarjo pada 22 Januari 2021 silam. Ia dan wakilnya, Subandi, memenangkan Pilkada 2020 dengan 387.766 suara atau 39,01 persen. Adapun ia merupakan putra keenam dari KH Agoes Ali Masyhuri.
Ayahnya merupakan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Progresif Bumi Shalawat. Oleh karenanya, Gus Muhdlor aktif dalam organisasi NU dan tergabung ke Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sidoarjo.
Ia tercatat pernah menjabat sebagai Sekretaris GP Ansor Sidoarjo sejak tahun 2015. Selain itu, Gus Muhdlor juga dipercaya untuk mengisi jabatan Wakil Ketua PW Ansor Jawa Timur sejak 2018 hingga sekarang.
Sementara dari segi pendidikan, Muhdlor pernah bersekolah di SDN Kenongo 2 Tulangan pada 1997-2003. Lalu, ia melanjutkan studi ke SMP AR Risalah Kediri pada 2003-2006 dan SMAN 4 Sidoarjo pada 2006-2009.
Setelah itu, Muhdlor berkuliah di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya dan lulus pada tahun 2013. Karier politiknya dimulai dengan bergabung ke PKB hingga menjadi Bupati Sidoarjo. Partai ini mengusung Anies-Cak Imin.
Namun, ia dan sejumlah kiai serta tokoh NU justru mendeklarasikan dukungan terhadap Prabowo-Gibran. Keputusan ini tentu sangat mengejutkan publik. Terlebih, dirinya juga muncul usai rumah dinasnya digeledah KPK pada Rabu (31/1/2024).
Bupati Sidoarjo itu bersama Kepala BPPD diduga menerima gratifikasi dari Kasubag Umum dan Kepegawaian BPPD Sidoarjo, Siska Wati. Siska adalah tersangka pemotongan insentif ASN dengan total uang Rp 2,7 miliar.
Kasus itu berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Sidoarjo, pada Kamis (25/11/2023). Ada sebanyak 11 orang yang ditangkap hingga menetapkan Siska Wati salah satu Kasubag BPPD sebagai tersangka.
Siska diduga memotong insentif untuk ASN BPPD atas target pajak BPPD senilai Rp 1,3 triliun pada 2023. Adapun besarannya sekitar 10%-30% yang diduga untuk memenuhi kebutuhan Kepala BPPD dan Bupati Sidoarjo.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Fahri Hamzah Cerita 15 Tahun Diintai KPK, Diskakmat Novel Baswedan: Masih Saja Berbohong
-
Status Tersangka Eddy Hiariej Gugur, ICW-IM57 Kompak Desak KY dan Badan Pengawas MA Usut Putusan PN Jaksel
-
Kepala Badan Pangan Nasional Dijadwalkan Diperiksa Penyidik KPK Hari Ini, Kasus Apa?
-
Usai Rumah Dinasnya 'Diobok-Obok', KPK Panggil Bupati Sidoarjo Hari Ini
-
Tanpa Libatkan Mensos Risma, Eks Pimpinan KPK Ini Soroti Aksi Jokowi Bagi-bagi Sembako: Jangan Semua Diterabas!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
Karhutla TNBTS Meluas, Kondisi Habitat Satwa Endemik Terancam
-
Sosok Kunaefi Korban Mutilasi Depok: Dikenal Pendiam dan Rajin Beribadah di Musala
-
Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
3 Body Lotion Symwhite 377 yang Ampuh Mencerahkan Kulit Kusam, Lengkap dengan Ulasan Pengguna!
-
Investasi SDM Mutlak Diperlukan di Tengah Semakin Kerasnya Persaingan Global
-
Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh
-
Wamendagri Ribka: Pemda se-Tanah Papua Pastikan Penyaluran Dana Otsus Tahap II Tepat Waktu & Sasaran