Suara.com - Megawati Soekarnoputri membongkar satu fakta menarik yang mungkin belum banyak orang ketahui mengenai Presiden Soekarno. Ia membeberkan bila sang ayah tidak menyukai makanan pedas.
Fakta ini dilontarkan oleh Ketua Umum PDIP tersebut saat mengobrol dengan sang cucu, Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari atau yang akrab disapa Pinka Haprani.
"Eyang Karno tidak begitu senang pedas ya," ujar Megawati dikutip dari unggahan Instagram @/dpohaprani pada Kamis (8/2/2024).
"Eyang kan meskipun Jawa Timur ya senang cabai tapi enggak seperti kalau orang Sumatra," imbuhnya.
Saat mendengar fakta bahwa kakek buyutnya tidak menyukai makanan pedas, Pinka Haprani terlihat terkejut. Ia lantas berseloroh jika Soekarno memiliki sifat sabar karena tak suka makan pedas.
"Apakah itu yang membuat dia sabar? Dia tidak makan cabai. Kalau memang itu yang membuat Eyang Karno sabar karena tidak memakan pedas, kan kalau orang makan pedas kan kayak berapi-api," ujar Pinka Haprani.
Candaan anak Puan Maharani itu langsung dibalas serius oleh Megawati. Ia mengungkapkan jika sifat sabar sang ayah tidak ada hubungannya dengan ketidaksukaan Soekarno memakan makanan pedas.
"Oh enggak juga. Itu kan sebuah pembelajaran hidup yang menurut Mumu orang harus tahu dan orang harus bisa membayangkan," beber Megawati.
Pernyataan Megawati yang membongkar fakta soal Soekarno tak menyukai makanan pedas ini sontak viral. Banyak yang menanti-nanti agar ibu Puan Maharani ini mengungkap fun fact lain dari sang ayah.
Baca Juga: Puan Ajak Masyarakat Jadikan Momen Isra Miraj untuk Tingkatkan Persatuan Bangsa
"Fun fact baru ternyata Bung Karno enggak suka makanan pedas. Baru tau sekarang. Spill yang lain juga dong Mbak Pinka," komentar netizen.
"Bu ayo spil lagi fakta-faktanya Eyang Soekarno," timpal yang lain.
"Bu spill lagi dong tentang Eyang Soekarno. Soalnya seru banget," imbuh lainnya.
"Wkwkw lucu banget, Mbak dan Bu Mega spill lagi dong tentang Eyang Karno," komentar netizen lainnya lagi.
Berita Terkait
-
Puan Ajak Masyarakat Jadikan Momen Isra Miraj untuk Tingkatkan Persatuan Bangsa
-
Intip Rekor Impresif Megawati di Pink Spiders vs Red Sparks, Kembali Tanding Sore Ini
-
Puncak Kampanye Ganjar-Mahfud, Megawati Bakal Orasi di Kandang Banteng, Hanya Sejengkal dari Kantor Gibran
-
Ahok Bongkar Percakapan Rahasia dengan Megawati Soal Capres PDIP
-
Luhut Tanggapi Pertemuan Sri Mulyani yang Mau Mundur Tapi Tak Diizinkan Megawati: Nggak Tahu Saya!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan