Suara.com - Sejumlah musisi telah mengambil sikap untuk mendukung salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan bertarung di Pilpres 2024.
Sebut saja Ian Anto, Once Mekel, Anang Hermansyah, Ruth Sahanaya, dan Iwa K. Mereka berada di barisan pendukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Kemudian Melly Goeslaw, Ahmad Dhani, Pasha Ungu, Ari Sihasale, Charly Vanhoutten yang merupakan para musisi pendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Kendati banyak para musisi yang sudah menentukan pilihan jelang kontestasi politik yang akan digelar beberapa hari lagi, Iwan Fals justru mengambil sikap yang berbeda.
Melalui akun media sosial X Iwan Fals, tampak pengumuman yang ditulis oleh tim manajemen mengenai sikap politik musisi kelahiran 1961 tersebut.
"Tiga Rambu sebagai Manajemen Iwan Fals memberitahukan bahwa sampai saat ini Iwan Fals tetap memegang prinsip kenetralan sehubungan dengan pesta demokrasi Pemilu tahun 2024. Iwan Fals tidak terkait dan tidak terikat dengan partai politik maupun pasangan calon (paslon) manapun," pengumuman dari manajemen Iwan Fals.
"Pertunjukan-pertunjukan Iwan Fals selalu menitikberatkan secara tertulis dalam kontrak kerja sama untuk tidak berkaitan atau tidak digunakan untuk kebutuhan politi, termasuk untuk kepentingan kampanye. Demikian semoga pengumuman ini bisa dipahami dan memberi kejelasan kepada yang membutuhkan," lanjutnya.
Sikap netral yang diambil oleh Iwan Fals ini tentu saja menuai sorotan publik. Beragam respons pro dan kontra dilontarkan oleh warganet kepada pelantun lagu Aku Bukan Pilihan tersebut.
"Cara aman agar para pendukung/OI tidak terpecah-pecah oleh hajatan 5 tahun sekali," komentar netizen.
Baca Juga: Sempat di Poster AMIN, Veronica Tan Pamer Bareng Iriana Jokowi: Saya Percaya Indonesia Emas 2045
"Ya bagus kalau begitu Bang karena cuma musisi pelacu* yang terlalu dekat dengan istana," timpal netizen lain.
"Seniman kok netral. Konsepnya kepiye Wan?" imbuh yang lain.
"Banyak lagu Iwan Fals mengkritik orba pada zamannya namun sekarang ada yang meniru orba, Iwan Fals netral?" komentar netizen lainnya lagi.
Tag
Berita Terkait
-
Sempat di Poster AMIN, Veronica Tan Pamer Bareng Iriana Jokowi: Saya Percaya Indonesia Emas 2045
-
Capres Pilihan Veronica Tan Terkuak! Senada dengan Ahok?
-
Bantah Dibilang Berkhianat, Ahok Malah Bela Prabowo Subianto: Siapa Bilang Pak Prabowo Anti China?
-
Gibran Menyapa Emak-emak dan Terima Ikat Sunda di Rumah Umuh Muchtar
-
Jokowi dan Ganjar Dicap Petugas Partai, Megawati Bilang Begini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan