Suara.com - Aktor Bollywood Shah Rukh Khan sempat memberikan renungan bagi warga India jelang pemilihan suara di negaranya. Ia mengajak rakyat untuk mempertanyakan segala hal kepada calon pemimpin sebelum memberikan suara.
Hal ini diungkapkan Shah Rukh Khan dalam film action berjudul "Jawan". Potongan film ini pun menjadi viral jelang Pemilu 2024 di Indonesia. Akun media sosial Netflix Indonesia contohnya membagikan potongan video yang berisi pesan Shah Rukh Khan dalam film tersebut.
"Abangku Shah Rukh Khan mau kasih renungan, biar besok kamu nyoblos nggak asal-asalan," tulis akun X Netlfix Indonesia pada Selasa (13/2/2024).
Dalam potongan video itu, Shah Rukh Khan meminta kepada rakyat untuk melakukan kebiasaan bertanya. Khususnya bertanya tentang sistem-sistem pemerintahan yang masih bobrok sebelum memilih calon pemimpin ataupun wakil rakyat.
"Inilah permintaan terakhir dan terpenting. Hanya satu. Aku berbicara tentang kebiasaanmu. Kau punya kebiasaan mempertanyakan segalanya. Saat kau membeli bahan makanan, kau mempertanyakan apa yang kau beli. Apakah tepung ini murni? Apakah ada batu di dalam nasi? Apakah sabun ini berbusa banyak?" ucap Shah Rukh Khan.
"Jika membeli sepeda motor, kau bertanya kecepatannya. Apakah harga jualnya bagus? Bahkan ketika kau membeli pena, kau tidak mempermasalahkan apapun. Kau mempertanyakan setiap hal sepanjang waktu! Kecuali satu hal: ketika kau memilih pemerintahanmu," sambungnya.
Menurut Shah Rukh Khan, rakyat sering tidak mempertanyakan alasan mengapa memilih capres. Karena itu, ia mengajak semua calon memilih untuk bertanya segala permasalahan yang ada di negaranya, mulai dari sistem pendidikan hingga kesehatan.
"Lima jam. Kau banyak bertanya tentang obat nyamuk yang tahan lima jam. Apakah asapnya terlalu banyak? Atau baunya tidak enak? Apakah akan membunuh nyamuk? Tapi ketika kau memilih pemerintahan untuk lima tahun, kau tidak bertanya. Tidak bertanya sama sekali. Itulah mengapa permintaanku adalah pertanyakan pilihanmu," pesan Shah Rukh Khan.
"Jangan memilih karena ketakutan, imbalan, atau kasta, agama atau komunitas. Pertanyakan orang-orang yang mencari suaramu. Tanyakan apa yang akan mereka lakukan dalam lima tahun ke depan. Bagaimana dengan pendidikan anakku? Bagaimana mereka membantuku mendapatkan pekerjaan? Jika aku jatuh sakit, apa yang terjadi pada keluargaku? Bagaimana mereka akan memajukan negara kita dalam lima tahun ke depan? Tanyakan... sebelum kau memilih," tegasnya.
Shah Rukh Khan melanjutkan, setiap orang memiliki kuasa untuk mewujudkan pemerintahan yang baik. Ia pun meminta masyarakat agar bijak dalam memilih calon pemimpin. Sikap itu, katanya, bisa membuat akses kesehatan menjadi lebih baik dan pemerintah bebas dari korupsi.
"Jari yang kau gunakan untuk memilih, arahkan pada mereka dan ajukan pertanyaan. Jika kau melakukan itu, sistem kesehatan kita akan membaik. Untuk membantu petani miskin, kau tidak memerlukan Vikram Rathore atau Azad. Karena suaramu sudah cukup," ucapnya.
"Kau memiliki kekuatan di ujung jarimu. Tahu siapa yang akan mendapatkan kebebasan jika kau memenuhi permintaanku? Kau. Kau. Kau. Kalian semua. Bebas dari kemiskinan. Bebas dari ketidakadilan. Bebas dari korupsi. Percayalah pada jarimu. Manfaatkan itu. Itu saja," pungkas Shah Rukh Khan.
Berita Terkait
-
6 Mantan Pemain Timnas Indonesia yang Nyaleg di Pemilu Legislatif 2024, Ada Pelatih Aktif BRI Liga 1!
-
Pesan PBNU Jelang Pencoblosan: Jangan Golput, Semai Kebaikan Dengan Memilih
-
Simak Cara Kerja Quick Count, Ini Perbedaannya dengan Real Count dan Exit Poll
-
Kapolri Dinarasikan Tak Netral di Pemilu, Polisi Buru Penyebar Hoaks Diduga Catut KBA News
-
Cek TPS Capres-Cawapres di Sini! Siapa Tahu Bisa Bareng
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga