Suara.com - Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X tidak menampik ketika dirinya disebut sebagai pihak yang menjembatani pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Sampai saat ini, pertemuan tersebut memang belum terlihat hilalnya. Sri Sultan X pun menegaskan bahwa dirinya akan bersikap pasif, artinya jika Megawati memang menolak ajakan pertemuan tersebut, ia tidak akan membujuknya,
Seperti yang kita tahu, Jokowi dan Megawati kini merupakan oposisi, artinya pertemuan mereka memang jarang terjadi.
Dari sinilah mulai banyak warganet yang bertanya di bawah partai apa Sri Sultan Hamengku Buwono memimpin Yogyakarta? Jika Anda juga penasaran simak informasi berikut.
Sri Sultan Hamengku Buwono X Partai Apa?
Sebagai daerah Istimewa, Yogyakarta menganut kepemimpinan Kesultanan. Artinya, pemilihan Gubernur di sini masih berlandaskan pada keturunan. Saat ini, kepemimpinan tersebut dipegang oleh Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.
Dengan sistem tersebut, Sri Sultan tidak terdaftar sebagai anggota partai politik manapun. Namun, tentu saja ia tetap menjalin silaturahmi dengan tokoh-tokoh bangsa, tidak terkecuali Joko Widodo yang beberapa waktu lalu sempat berkunjung ke Yogyakarta.
Sejalan dengan sang suami, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas yang kali ini kembali mencalonkan diri sebagai DPD RI dari Provinsi DIY juga tidak bergabung dengan partai manapun.
Jokowi yang Minta Sri Sultan HB X Jadi “Jembatan”
Baca Juga: Gara-gara Ganjar-Mahfud Kalah, Kampung Ini Batal Dapat Hadiah Sapi dari PDIP
Saat dimintai konfirmasi oleh awak media, Sri Sultan HB X tidak menampik kabar bahwa Jokowi telah memintanya menjembatani pertemuannya dengan Megawati.
“Betul, tapi saya kan nunggu Presiden, kan saya akan menjembatani (tapi) ya terserah Presiden, itu saja,” usai Sri Sultan ketika ditemui wartawan pada hari Senin (12/2/24) lalu.
“Ya nunggu, kalau memang Presiden memerlukan saya bersedia kan hanya itu. Kalau nggak ya nggak apa-apa, udah itu aja,” tambah Sri Sultan.
Sri Sultan juga menjelaskan ia bersyukur jika keduanya bisa bertemu sendiri. Namun, kalau memang diminta membantu, ia akan membantunya, tetapi tidak dengan memaksa.
Demikian informasi mengenai partai politik apa yang membawahi Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X selama ini.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Gara-gara Ganjar-Mahfud Kalah, Kampung Ini Batal Dapat Hadiah Sapi dari PDIP
-
Daftar Parpol yang Diprediksi Lolos Parlemen Versi Quick Count: PDIP Masih Memimpin
-
Kompak Berduka? Ini Makna Warna Baju Hitam Dipakai Menteri Jokowi ke TPS
-
Ganjar Keok Tanpa Jokowi? Ingat Lagi Wejangan Lama Bambang Pacul: Jangan Lawan..
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD