Suara.com - Ada beragam cerita menarik setelah munculnya hasil hitung cepat atau quick count Pilpres 2024.
Salah satu kampung diketahui batal mendapatkan hadiah satu ekor sapi gara-gara Ganjar-Mahfud kalah dari paslon Prabowo-Gibran.
Cerita itu berasal dari TPS 54 di Kampung Sumber, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari yang juga kampung Presiden Jokowi.
Baca Juga:
Ibu-ibu Ngamuk di Bus, Mau Bertemu Prabowo di GBK Malah Dibawa ke JIS
Anies dan UAS Duduk Sambil Tertawa, Background Foto Soekarno-Hatta Jadi Sorotan
Ganjar-Mahfud hanya meraih sekitar 30 persen suara, sementara Prabowo-Gibran meraup 54 persen. Sisa 15 persen diraih paslon 01, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Sementara hadiah sapi itu dijanjikan Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo apabila ranting PDIP bisa meraih suara 85 persen untuk Ganjar-Mahfud.
"Sumber memang punya target menang Ganjar-Mahfud 85 persen," kata FX Rudy, Kamis (15/2/2024).
Baca Juga: Prabowo-Gibran Menang di Hitung Cepat, Ridho Slank: Apa pun Hasilnya Kita Sudah Melawan
Baca Juga:
Sebelumnya, sosok yang akrab disapa FX Rudy itu menerima hasil quick count namun tetap menunggu hasil yang sebenarnya dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Ya, kita menerima hasil quick count. Tapi tetap yang kita tunggu hasil yang sebenarnya keputusan real count dari KPU," terang Rudy saat ditemui di Kantor DPC PDIP Solo, Rabu (14/2/2024).
Sosok yang juga senior PDIP itu menjelaskan, kalau melihat seperti ini pertarungan dan perjuangan telah dilakukan semaksimal mungkin.
Apapun yang terjadi harus diterima dengan apa adanya.
"Kita tidak kurang-kurang untuk berjuang. Namun kalau hasilnya seperti begini, ya kita tidak menyangka lah. Karena Solo tidak ada pergerakan bisa senasib seperti begini, itu harus bisa kita terima tidak perlu ada yang stres dan sebagainya," papar dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah
-
Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta
-
Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara
-
Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
-
Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS
-
Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape
-
Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP
-
Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut
-
Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak