Suara.com - Vincent Rompies tengah jadi sorotan karena anaknya, Legolas, diduga jadi pelaku bullying di sekolahnya, Binus School Serpong. Dugaan itu muncul usai viralnya sejumlah cuitan di platform X baru-baru ini. Kemudian terkonfirmasi dari pihak kepolisian yang menangani kasus tersebut. Dikabarkan kalau kasus itu sudah terdaftar di Polres Metro Tangerang Selatan.
"Laporan sudah masuk ke Unit PPA," kata Humas Polres Metro Tangerang Selatan, Iptu Wendi saat dikonfirmasi wartawan, Senin (19/2/2024).
Polisi juga sudah memulai penyelidikan dengan mengecek TKP di Serpong Park, yang kabarnya jadi lokasi perundungan.
"Sudah dilakukan cek TKP dan sekarang masih dilakukan penyelidikan oleh penyidik unit PPA Polres Tangsel," kata Iptu Wendi.
Sebelumnya diberitakan, ramai kabar perundungan di salah satu sekolah internasional di kawasan BSD, Tangerang sejak Minggu (18/2/2024). Dalam informasi yang beredar di media sosial X, disebutkan bahwa ada satu murid SMA yang dikeroyok seniornya sampai masuk rumah sakit.
Binus School Serpong Termasuk Sekolah Elit
Anak Vincent, Legolas, diketahui saat ini tengah duduk di bangku kelas 12 atau 3 SMA. Binus School Serpong sendiri diketahui salah satu sekolah internasional bergengsi di daerah Jabodetabek. Lokasinya ada di Jalan Lengkong Karya, Jalan Jelupang, Raya Nomor 58, Lengkong Karya, Serpong, Tangerang Selatan.
Sekolah itu memiliki jenjang pendidikan yang lengkap mulai dari TK sampai perguruan tinggi. Tentunya setiap jenjang pendidikan memiliki biaya masuk, syarat pendaftaran, dan fasilitas yang berbeda-beda.
Binus School Serpong juga termasuk salah satu sekolah mahal di daerah Tangerang Selatan. Pada situs resminya dituliskan bahwa untuk biaya formulir SMA di sekolah itu dikenakan tarif 300 ribu rupiah. Kemudian biaya pendaftarannya sebesar Rp 96 juta. Selanjutnya, anak didik akan dikenakan biaya sekolah per bulan yang dikenakan 6,7 juta per bulan.
Baca Juga: Anak Vincent Rompies Diduga Lakukan Perundungan dan Kekerasan, Terancam Tak Dapat Ijazah Kelulusan
Dengan biaya tersebut, para siswa akan didik dengan kurikulum internasional. Serta sejumlah fasilitas sekolah mulai dari bebetapa lapangan olahraga, gedung kafetaria, halaman lanskap, koneksi nirkabel di tempat umum, laboratorium komputer, studio seni pertunjukan dan ruang musik, studio seni visual, hingha jalur hijau dan Zona rekreasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Peluang 16 Mahasiswa FH UI Kuliah Lagi Setelah Status Nonaktif Selesai
-
7 Sabun Cuci Muka Pria yang Ampuh Mencerahkan, Atasi Beruntusan dan Kulit Belang
-
Harga Plastik Makin Tinggi, Coba 7 Alternatif Wadah Makanan Pengganti yang Aman
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Mesin Cuci Front Loading, Minim Busa dan Aman Digunakan
-
Setelah Erika, Muncul Lagu 25 Karat dari ITB yang Bermuatan Pelecehan Seksual
-
5 Bedak Padat Wardah Untuk Menutupi Flek Hitam, Harga Murah Coverage Juara
-
5 AC Portable Terbaik untuk Kamar Kos yang Hemat Energi, Nggak Perlu Instalasi Ribet!