Suara.com - Rasyid Rajasa adalah anak bungsu mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Kini namanya diprediksi bakal lolos menjadi anggota DPR RI setelah Pemilu 2024. Selain profil dan kasusnya, perihal bisnis Rasyid Rajasa juga menarik untuk dikulik.
Pasalnya, bisnis sang ayah juga terbilang tidak ecek-ecek. Hatta Rajasa diketahui memiliki beberapa perusahaan dibidang migas. Bagaimana dengan bisnis Rasyid Rajasa, apakah tidak jauh dari sektor migas juga?
Belakangan, Rasyid Rajasa sangat tertarik dengan dunia wirausaha dan sudah aktif di Kota Cimahi dan Bandung Jawa Barat mendorong kemajuan UMKM lokal.
Pria berusia 33 tahun ini bernama lengkap Muhammad Rasyid Rajasa. Sebagai caleg DPR RI daerah pemilihan Jawa Barat 1 ini memiliki program unggulan berupa meningkatkan kemandirian ekonomi rakyat melalui UMKM.
Sosok yang menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kota Bandung ini punya pengalaman usaha yang jatuh bangun. Ia dikenal tidak menggunakan pamor ayahnya untuk melancarkan bisnis.
Lulusan Business Management Program di University of East London, Inggris ini pernah memiliki usaha berupa ternak lele sebelum menjadi direktur Arthindo Grup.
Ternak Lele
Lulusan program sarjana sekolah manajemen dan bisnis ITB ini memulai terjun ke dunia bisnis dengan melakukan budidaya ikan lele. Ia menjual ikan lele hasil budidayanya menjadi produk-produk sajian yang siap jual untuk jajanan kaki lima sampai ke restoran-restoran besar.
Ternak lelenya tidak berjalan lancar. Ia menyadari itu setelah ikannya dicuri. Ia mengaku tidak mengantisipasi kemungkinan itu. Ia kemudian melihat peluang usaha baru. Menurutnya perkembangan ekonomi dunia telah berubah ke arah energi baru terbarukan.
Baca Juga: Fakta-fakta Tabrakan BMW X5 Rasyid Rajasa yang Tewaskan Balita 11 Tahun Silam
Setelah melihat perubahan pasar dunia, Rasyid Rajasa mulai mejual produk gas alam. Ia melewati masa-masa sulit merintis udaha menjual produk gas alam ini selama dua tahun. Meski mengalami jatuh bangun, pada akhirnya Rasyid sudah menjalankan bisnis di bidang energi ini selama sebelas tahun.
Direktur Arthindo Grup
Muhammad Rayid Amrullah Rajasa atau Rasyid Rajasa ini memiliki menduduki jabatan penting di bidang wirausaha, antara lain:
- Co-founder PT Duta Perikanan Utama
- Generating Cash Flow PT Reethau Cipta Energi
- Acquisition and Post-Acquisition Sister Company PT Reethau Cipta energy
- Direktur Arthindo Group sejak 2017
PT. Arthindo Group sendiri merupakan perusahaan yang didirikan oleh ayahnya, Hatta Rajasa di tahun 1982. Ayahnya mendirikan perusahaan ini bersama Bambang Sukarsono, Alimin Abdullah dan Affan Machmud.
Arthindo Group awalnya bergerak di bidang agrobisnis. Akan tetapi, dengan cepat dapat berkembang ke bidang jasa operasi untuk oil rig. Perusahaan memberikan layanan utama berupa inspeksi turbuler atau pipa.
Dikutip dari arthindo.id, perluasan bisnis Arthindo Group pada tahun 1985 bekerjasama dengan PT Pertamina dalam hal Inspect & Repair Substructure untuk tipe rig 80bm milik PT Pertamina Prabumulih. Kemudian tahun 1987 memperluas layanan dengan menyediakan unit transportasi berupa Oil Field Track (OFT) bagi keperluan operasional PT Pertamina Pendopo.
Berita Terkait
-
Fakta-fakta Tabrakan BMW X5 Rasyid Rajasa yang Tewaskan Balita 11 Tahun Silam
-
Hadir Kembali di Tahun 2024, FHTB Bawa Semangat Ekonomi Berkelanjutan
-
3 Rekomendasi Jajanan Korea untuk Ide Bisnis, Punya Peluang Untung yang Banyak!
-
Rasyid Rajasa Pernah Tersandung Kasus Tabrakan Maut, Kini Siap-siap Jadi Anggota DPR RI
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan