Suara.com - Pesta pranikah putra Mukesh Ambani, Anant Ambani, menjadi sorotan dunia karena mengundang musisi Rihanna. Diketahui pesta tersebut digelar secara besar-besaran dari 1 hingga 3 Maret 2024 di Jamnagar, Gujarat.
Dari kabar yang beredar, Rihanna diperkirakan mendapat bayaran lebih dari USD6 juta (Rp94 miliar) untuk tampil selama 90 menit.
Ini bukan pertama kalinya keluarga Mukesh Ambani mengundang musisi dunia untuk pesta pernikahan. Pada 2018 lalu, penyanyi Beyonce diundang tampil dalam acara pranikah Isha Ambani, putri Mukesh Ambani.
Di sisi lain, Reuters melaporkan pranikah Anant dihadiri berbagai public figure ternama seperti pendiri Microsoft Bill Gates, miliarder Gautam Adani dan Kumar Mangalam Birla, serta bintang Bollywood seperti Shah Rukh Khan dan Salman Khan.
Lantas, seberapa kaya Mukesh Ambani hingga bisa menghadirkan musisi dunia untuk pernikahan anaknya?
Mukesh Ambani lahir di Yaman pada 19 April 1957 dan merupakan golongan orang kaya lama (old money). Ayahnya Dhirubhai Ambani, merupakan pedagang benang yang kemudian membangun perusahaan tekstil kecil bernama Reliance pada 1966.
Berawal dari perusahaan tekstil, Reliance melebarkan sayap di bidang petrokimia, minyak dan gas, telekomunikasi, ritel, dan jasa keuangan.
Namun saat sang ayah meninggal pada 2002, Mukesh dan adik laki-lakinya, Anil, sempat terlibat konflik pembagian warisan, yang menghasilkan keputusan pembagian Reliance.
Mukesh mendapat jatah Reliance Industries Ltd dan Indian Petrochemicals Corporation.
Baca Juga: April Jasmine Punya Prinsip Jadi Muslim Harus Kaya Raya: Enggak Ada yang Minta Sumbangan
Di India sendiri, Reliance dikenal sebagai raksasa telekomunikasi paling menguntungkan dengan jumlah pelanggan lebih dari 420 juta. Terlebih saat perusahaan Mukesh ini merilis telepon berjaringan 4G dan layanan broadband Jio pada 2016.
Dari perusahaan multinasional itu, membuat Mukesh Ambani menempati posisi ke-10 dalam daftar orang terkaya dunia dan terkaya di Asia menurut Forbes. Pada 2024, diperkirakan total harta kekayaannya mencapai 117 billion USD atau Rp1.837 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Dominasi Penyaluran KUR di Lampung Sepanjang Semester I 2026
-
HUT RI ke-81: KAI Beri Diskon Tiket Ekonomi 17 Persen, Berlaku Mulai 14 Agustus 2026
-
Kepala BGN Minta Guru Santap MBG: Perlukah Sekolah Mengisi Celah Sistem?
-
Beli Tiket Indomaret Run Pakai BRImo Dapat Diskon Langsung, Ini Caranya
-
Arti Nama Calon Buah Hati Iko Uwais dan Audy Item yang Keguguran di Usia 7 Minggu
-
Alasan Puan Maharani Majukan Sidang Tahunan 2026 ke 14 Agustus
-
Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos
-
Jelang Muktamar NU ke-35, Tokoh dan Aktivis Desak PBNU Independen dan Responsif Gender
-
Pemprov DKI: Evaluasi Jalur Bukan Berarti Abaikan Hak Pesepeda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa