Suara.com - Penampilan terbaru Muhammad Fardana yang sedang menjalani tugas diperbatasan Papua menjadi sorotan netizen. Dalam video yang beredar, tunangan pedangdut Ayu Ting Ting tersebut terlihat tampil dengan brewok dan kumis.
Video yang diposting akun TikTok @auliahanun3 itu memperlihatkan Muhammad Fardana dan rekan satu pasukannya tengah menyanyikan yel-yel dengan penuh semangat, lengkap dengan gerakannya.
Di sana terlihat jelas sosok Muhammad Fardana yang tadinya terlihat putih bersih, mendadak tak terurus dengan brewok dan kumis. Seragam TNI yang dikenakannya pun tampak penuh lumpur.
Meski begitu, Muhammad Fardana dan prajurit lainnya terlihat begitu energik saat menyanyikan yel-yel tersebut. Lucunya berbagai komentar ditinggalkan netizen memberi tanggapan atas penampilan terbaru Muhammad Fardana.
Ada yang tak percaya jika itu merupakan tunangan Ayu Ting Ting yang awalnya disebut-sebut mirip Oppa Korea, namun adapula yang memujinya karena breweok dan kumis yang menghiasi wajah Muhammad Fardhana membuatnya semakin macho.
"Mas dana waloupun ada brewok nya tetap ganteng semangat," kata @herxxxx.
"Kayaknya bukan mas dana deh," ucap @nazrxxxxx.
"Kelamaan ditempat hutan latihan jadinya pada gondrong, padahal pas awal berangkat mereka pada botak sekarang udh pada gondrong," ungkap @2i0xxxx.
"Mas Dhana masi tetap ganteng ko walaupun berewokan," tambah @sanxxxx
Baca Juga: Tak Larang Ayu Ting Ting Jadi Artis, Sifat Asli Muhammad Fardana Pernah Dibongkar Orang Terdekat
Seperti diketahui, usai bertunangan pada 4 Februari 2024 lalu, Ayu Ting Ting langsung ditinggal bertugas oleh Muhammad Fardana.
Kesatuan Muhammad Fardana di Batalyon Infanteri Raider 509/Balawara Yudha di bawah komando Brigif 9/2/Daraka Yudha, Kostrad yang bermarkas di Jember, Jawa Timur diberi tugas untuk memperkuat pengamanan di perbatasan Papua (RI) dan Papua Nugini (PNG).
Sebanyak 450 prajurit Batalyon Infanteri Raider 509/Balawara Yudha juga menjalani tugas tersebut. Upacara pemberangkatan digelar Kamis (14/2/2024).
Disebutkan Muhammad Fardana ditugaskan untuk menjaga perbatasan Papua selama 366 hari atau setahun lamanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa
-
Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek
-
Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija
-
Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga