Suara.com - Profil Sule dan calon besannya, I Gede Suraharja sedang menarik perhatian publik. Pasalnya ayah Rizky Febian dan ayah Mahalini ini mempunyai latar belakang yang jauh berbeda tetapi sama-sama bersahaja dalam menanggapi kisah cinta beda agama anak mereka.
Pasalnya bila Sule aktif berkecimpung di dunia hiburan Tanah Air, bahkan sudah mengukir namanya sebagai salah satu komedian legendaris Indonesia, maka I Gede Suraharja fokus sebagai pengusaha sekaligus politikus.
Lantas dengan latar belakang yang berbeda jauh, apakah pendapatan Sule dan I Gede Suraharja juga tidak setara? Berikut adalah ulasannya dikutip dari berbagai sumber.
Pendapatan Sule
Lantaran tak lagi aktif di televisi, Sule kini sibuk memproduksi kontennya sendiri dan ditayangkan di YouTube. Ada 2 kanal YouTube yang dikelola oleh Sule, yakni SL MEDIA dan SULE PRODUCTIONS.
Tak main-main, kedua kanal YouTube ini bisa mendatangkan pendapatan yang luar biasa untuk Sule dan keluarganya.
Dikutip dari Social Blade, monetisasi konten YouTube SL MEDIA diperkirakan mencapai kisaran Rp37,8 juta sampai Rp596,2 juta per bulan. Sementara pendapatan dari kanal YouTube SULE PRODUCTIONS ada di kisaran Rp61,4 juta sampai Rp983,2 juta dalam sebulan.
Sule sendiri pernah dikabarkan mendapat bayaran hingga Rp1 miliar per bulan dari program televisi yang dibawakannya. Bahkan kabarnya Sule juga pernah mendapatkan honor sebesar Rp70 juta untuk satu episode FTV yang dibintanginya.
Pendapatan I Gede Suraharja
Baca Juga: Tarif Manggung Tembus Rp110 Juta, Koleksi Tas Mahalini Gak Kaleng-kaleng
Berbeda dari Sule, I Gede Suraharja diketahui berprofesi sebagai pengusaha di bidang transportasi dan penginapan. Selain itu, I Gede Suraharja juga terjun ke dunia politik dan pernah menempati beberapa jabatan publik.
Ayah Mahalini itu pernah menjabat sebagai Kepala Desa Tibubeneng periode 2009-2013. Kemudian I Gede Suraharja juga menjadi Anggota DPRD Kabupaten Badung Dapil Kuta Utara periode 2014-2019.
Sebagai Anggota DPRD Kabupaten, penghasilan I Gede Suraharja sudah diatur di Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 serta Peraturan Menteri Dalam Negeri 62/2017.
Berdasarkan regulasi tersebut, pendapatan Anggota DPRD Kabupaten meliputi gaji pokok, uang representasi, tunjangan keluarga, tunjangan beras, uang paket, tunjangan jabatan, serta tunjangan transportasi.
Gaji pokok Anggota DPRD Kabupaten adalah sebesar Rp2,1 juta per bulan. Lalu untuk komponen lain per bulannya kurang lebih seperti berikut:
- Uang representasi: Rp1.575.000
- Uang paket: Rp157.000
- Tunjangan jabatan: Rp2.283.750
- Tunjangan keluarga: Rp220.000
- Tunjangan transportasi: Rp12.000.000
- Tunjangan alat kelengkapan: Rp91.350
- Tunjangan beras: Rp289.000
- Tunjangan reses: Rp2.625.000
- Tunjangan perumahan: Rp12.000.000
- Tunjangan komunikasi intensif: Rp10.500.000
Namun besaran komponen ini bisa berubah tergantung dengan kemampuan daerah masing-masing. Tak terkecuali anggota dewan di daerah Badung yang pernah diberitakan mendapatkan gaji dan tunjangan hingga Rp100 juta setiap bulan pada tahun 2017 silam.
Berita Terkait
-
Tarif Manggung Tembus Rp110 Juta, Koleksi Tas Mahalini Gak Kaleng-kaleng
-
Beda Latar Belakang Sule dan Ayah Mahalini, Jomplang Banget atau Setara?
-
Sosok Ayah Mahalini Raharja, Ternyata Punya Pekerjaan Mentereng
-
Profesi Ayah Mahalini Raharja, Tak Kalah Mentereng Dibanding Sule Calon Besan
-
Belum Resmi Cerai dari Teuku Ryan, Ria Ricis Sudah Sebut Dirinya Berstatus Janda Dihadapan Sule
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Shio yang Ciong pada 10 Mei 2026, Ada yang Rentan Konflik dan Keuangan Bocor
-
Berapa Gaji di Kapal Pesiar? Ini Daftar Lengkap Beserta Posisi dan Tunjangannya 2026
-
Selain Adidas dan Nike, Ini 14 Merek Sepatu Olahraga yang Nyaman dan Lagi Populer
-
Sensasi Lari di Tengah Kota Pahlawan, JETE RUN 2026 Sajikan Rute Penuh Sejarah
-
Naik Kapal Pesiar Bayar Berapa? Segini Harga Cruise 2026 dan Cara Belinya
-
Waspada Skincare Ilegal! Ini 3 Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu
-
6 Pasang Zodiak Paling Cocok Jadi Couple, Nyambung dan Serasi!
-
4 Parfum Marina di Indomaret untuk Aktivitas Harian, Wanginya Awet dan Harganya Terjangkau
-
Menyimpan Daging Kurban di Kulkas Apakah Harus Dicuci Dulu? Ini Cara yang Tepat
-
5 Sepatu Lokal untuk Trail Running, Nyaman Dipakai di Medan Alam