Suara.com - Desainer bernama Ernanda Putra, tengah disorot. Ia dianggap bersikap antikritik atas masukan terhadap desain jersey Timnas Indonesia buatannya bersama tim Makna Group.
Salah satu kritik itu didapat dari Justinus Lhaksana atau yang akrab disapa Coach Justin. Bukannya menerima, Ernanda Putra malah dianggap balik menyindir Coach Justin.
“Justin yang gue tau cuman Justin Hubner, Timberlake dan Bieber. Siapalah dia tiba2 jadi ngomongin desain. udalah oom lo urus aja hidupmu sendiri,” cuitan Ernanda melalui akun X, @ernandaputra.
“Namanya juga komentator. kerjaannya ya cari panggung. kalo enggak, enggak makan dong besok,” lanjutnya.
Sindiran itu menuai reaksi negatif dari pencinta sepakbola Tanah Air hingga digaungkan tagar #/boikotmakna. Hal tersebut membuat profil sosok Ernanda Putra ikut menuai rasa penasaran publik.
Profil Ernanda Putra
Ernanda Putra merupakan seorang kreator di bidang desain grafis, fotografi, dan media sosial. Ia lulus dari jurusan Desain Grafis Universitas Pelita Harapan (UPH) pada tahun 2006 silam.
Pria yang akrab disapa Nanda itu pernah menjabat sebagai Creative Director di FullFill Artplication. Lalu, ia juga kerap menjadi pengajar UPH selama tujuh tahun pada 2015-2022.
Di sisi lain, ia dan Keenan Pearce mendirikan perusahaan di bidang kreatif bernama Makna Group. Melalui laman resmi Makna Group, mereka menawarkan beragam jasa seperti conceptual advertisement, creative and art direction, hingga concept and content development.
Baca Juga: 2 Fakta Krisis Pemain Timnas Indonesia Vs Vietnam, Merembet ke Masalah Jersey
Makna Group memiliki misi, yakni menginspirasi para pelaku industri kreatif. Tepatnya agar berani melangkah lebih jauh dan menjangkau terciptanya proyek yang punya dampak besar.
Hingga saat ini, Makna Group, lewat lini bisnis Makna Creative, sudah menangani berbagai proyek dari brand-brand besar di Indonesia. Sebut saja AXE, Tiket.com, dan Buka Lapak.
Dalam perusahaan itu, Ernanda tidak bekerja sendirian, tetapi turut didukung oleh tim kreatif. Di antaranya Ellyse Sinsilia, Jordy Yohannes, Alexander Averil, dan sosok-sosok berbakat lainnya.
Salah satu proyek terbaru yang melibatkan Ernanda Putra dan timnya itu adalah desain jersey Timnas Indonesia oleh Erspo. Ini merupakan brand sportswear milik Erigo.
Melalui kolaborasi tersebut, Makna Creative bertanggung jawab atas beberapa hal. Mulai dari desain branding, konsep logo Erspo, hingga filosofi dan desain jersey Timnas.
Ernanda Putra Minta Maaf
Menyusul kontroversinya, Ernanda Putra menyampaikan permintaan maaf. Ia juga berterima kasih atas kritik dan saran terhadap desainnya. Ia pun berjanji akan berkontribusi yang lebih baik lagi.
"Saya minta maaf atas kegaduhan yang terjadi ya teman-teman… Dan terima kasih atas kritik juga sarannya, semoga kedepannya saya dan @makna bisa berkontribusi lebih baik lagi," tulis Ernanda, Sabtu (30/3/2024).
Cuitan itu lalu dikomentari oleh Coach Justin. Ia meminta Ernanda meminta maaf langsung karena desainer ini menyerangnya secara pribadi. Jika tidak, permasalahan itu akan dilanjut.
"Gw tunggu minta maaf pribadi ke gw, krn lu dah serang gw pribadi, kl ga akan gw lanjutkan ini," komentar Justin melalui akun @CoachJustinL.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Kritik Rumput GBK, Coach Justin Beber Pengaruhnya terhadap Permainan Timnas Indonesia
-
Masih Terus Bergulir, Coach Justin Ikut Angkat Suara soal Rumput GBK
-
Polemik Jersey Timnas Masih Berlanjut, Kini Erspo Adu Mulut dengan Ketua Jakmania
-
Azizah Salsha Tampil Cantik Pakai Jersey Timnas Milik Suami, Tas Mewah yang Ditenteng Berapa Tuh Harganya?
-
Mills Tanggapi Penghapusan Logo Mereka di Jersey Timnas Indonesia, Akui Bingung
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
BPK Audit Kinerja MK dalam Penanganan PHPU 2024 Meski Raih Opini WTP
-
8 dari 10 Anak Indonesia Kekurangan DHA, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban
-
Tanpa Disadari, Teknologi Ini Diam-Diam Mengubah Cara Kita Menjalani Hari
-
KAMMI Minta Aksi AMPB 27 Agustus Ditahan, Khawatir Ditunggangi hingga Picu Kerusuhan
-
PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa
-
KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset
-
Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga
-
Menkeu Siapkan Rp31 T untuk Pengalihan Status PPPK Paruh Waktu