Suara.com - Opor, sambal goreng, rendang, dan ketupat memang hidangan yang sangat menggoda di hari lebaran. Namun, perlu Anda ingat bahwa menu lebaran tersebut rentan membuat kolesterol meningkat. Bagaimana cara menurunkan kolesterol dengan cepat?
Tentu saja it tidak berarti Anda harus benar-benar menghindari hidangan khas lebaran itu. Selama dimakan dalam porsi yang cukup dan disertai asupan makanan lain, opor dan kawanannya tidak akan membahayakan tubuh Anda.
Cara menurunkan kolesterol dengan cepat
Mudah mengantuk, penurunan nafsu makan secara tiba-tiba, dan kram di malam har merupakan beberapa gejala kolesterol tinggi. Selain menurunkan dengan cepat, beberapa cara berikut juga bisa mencegah kenaikan kolesterol.
1. Tingkatkan asupan serat
Saat makan menu lebaran bersantan, pastikan Anda juga menyantap makanan tinggi serat, seperti buah-buahan, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.
Serat dalam makanan tersebut dapat mengikat lemak sehingga penyerapan kolesterol di usus berkurang.
2. Rutin olahraga
Puasa mungkin menjadi alasan Anda mengurangi intensitas olahraga. Nah, lebaran merupakan waktu terbaik untk kembali melakukannya.
Terlebih, rutin olahraga bisa menjadi salah satu cara menurunkan kolesterol dengan cepat. Sebisa mungkin, sempatkan olahraga 30 menit per hari sebanyak lima kali dalam satu minggu.
3. Kurangi makanan manis
Tak hanya makanan bersantan, hidangan manis, sepert kue kering ternyata juga bisa meningkatkan kolesterol. Oleh karena itu, pastikan untuk mengatur asupannya.
Cara lain untuk mengontrol asupan gula adalah dengan memeriksa kadar ula pada makanan atau minuman yang Anda konsumsi.
Baca Juga: Hukum Berhubungan Suami Istri di Hari Raya Idul Fitri, Apakah Diperbolehkan?
4. Hentikan kebiasaan merokok
Merokok akan meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Dengan mengurangi atau bahkan menghentikan merokok, tubuh Anda bisa menaikkan kadar kolesterol atau lemak baik bisa meningkat cepat.
Hal ini tak hanya berlaku bagi perokok aktif, tetapi juga pasif.
5. Kurangi stres
Bagi beberapa orang, pertanyaan basa-basi saat lebaran memang bisa menimbulkan stres. Jika Anda mulai merasakannya, belajarlah untuk mengurangi stres. Pasalnya, stres jangka panjang bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida.
Nah itulah beberapa cara menurunkan kolesterol dengan cepat tanpa obat yang bikin makan hidangan lebaran semakin nikmat nih tanpa perlu khawatir kolesterol.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Nastar Singkatan dari Apa? Begini Sejarah Unik Hingga Jadi Ikon Idulfitri
-
Intip Gaji Menteri dan Anggota DPR RI, Ada Wacana Bakal Dipangkas Presiden Prabowo
-
Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya
-
Apa Itu Lemomo? Platform E-commerce Blind Box yang Mulai Ramai di Indonesia
-
16 Maret 2026 Tarawih Malam ke Berapa? Ini Keutamaannya
-
Restoran Hikiniku to Come Resmi Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hamburg Panggang di Meja
-
4 Cara Menjawab Pertanyaan Sensitif saat Kumpul Lebaran Tanpa Bikin Suasana Canggung
-
4 Cara Balas Ucapan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum saat Lebaran 2026
-
10 Pantun Lebaran 2026 Terbaru: Unik dan Lucu untuk Cairkan Suasana Silaturahmi
-
Urutan Silaturahmi Lebaran yang Tepat, Siapa yang Harus Didahulukan?