Suara.com - Setelah membagikan momen masak menu khas Lebaran porsi besar, Prilly Latuconsina langsung ramai dikritik netizen. Pasalnya, pemain film Budi Pekerti itu kedapatan memakai tabung gas elpiji 3 kg.
Seperti yang diketahui, tabung gas elpiji berwarna hijau tersebut merupakan subsidi pemerintah untuk digunakan masyarakat menengah ke bawah.
Menyadari adanya kritik tersebut, Prilly langsung memberikan klarifikasi bersamaan dengan unggahan video ia tengah memasak di malam takbiran.
Prilly mengaku bahwa tabung gas tersebut merupakan pinjaman dari tukang gas langganannya, bukan gas yang biasa digunakannya.
"Jujur aku gak sadar awalnya sampai diingatkan oleh kalian semua. Kemarin langsung nanya sama orang rumah dan ternyata tabung gas itu sebenarnya dipijamkan sama tukang gas langganan aku karena stok gas yang biasa mbak beli habis," terang Prilly, Rabu (10/4).
Prilly menegaskan bahwa tidak ada niatan untuk menyembunyikan tabung gas tersebut. Bahkan dia tidak menyadari keberadaannya.
"Tidak ada niatan menyembunyikan atau apapun karena itu memang berada di belakang tas belanja. Akupun gak ngeuh," sambungnya.
Prilly pun berterima kasih karena netizen sudah mengingatkannya. Sadar akan kesalahannya, Prilly berjanji ke depannya akan meminta ART yang bekerja di rumahnya untuk terus memakai gas LPG 12 kilogram.
"Next time kalau gas yang biasa aku pakai habis, lalu ingin dipinjamkan, aku sudah bilang mbak lebih baik bersabar saja menunggu gas yang biasa kita pakai," terangnya.
Baca Juga: Film Horor Religi Indonesia Ramai Disorot, Begini Komentar Prilly Latuconsina
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan