"Sampai di RS yang gak bisa aku sebutin namanya, ternyata UGD-nya penuh. Aku disuruh nunggu dulu, tapi ditunggu-tunggu dari jam 13.00 WIB sampai jam 15.30 WIB ternyata UGD-NYA masih penuh. Aku udah gaK kuat nunggu lagi karena udah pusing sekaligus sakit banget ini mata," aku sang cewek.
"Aku sama mama memutuskan buat pindah ke RS lain yang sekiranya UGD-NYA gak penuh. Singkat cerita sampe lah di RS umum, setelah dicek dan ditanya-tanya, ternyata RS-nya nolak karena katanya gak sanggup. Harus ke RS khusus mata atau minimal klinik mata (intinya harus yang spesialis mata)," sambungnya.
Karena rumah sakit biasa tidak bisa menangani, cewek ini akhirnya pergi ke spesialis mata dalam kondisi sudah kesakitan. Beruntung begitu sampai ke rs dengan spesialis mata, ia langsung dilayani dan mendapatkan jadwal operasi hari itu juga.
"Mereka nyaranin buat ke serang, aku mutusin buat pulang dulu kerumah (posisi udah jam 5 sore). Jam setengah 6 sore, aku langsung berangkat ke tempat itu dan di sana mata aku kayak dikasih cairan. Pas udah dikasih cairan itu mata aku gak berasa sakit (kaya dibius)," ceritanya.
"Jam setengah 7 malem, baru aku dioperasi dalam keadaan sadar. Aku inget banget di situ mata aku dibuka pakai alat medis, gak lama dokternya ngambil besi yang nanceb di mata aku pakai gunting khusus," tambahnya.
Betapa terkejutnya cewek ini kala melihat potongan besi yang menancap di matanya. Ia pun langsung diberi sejumlah obat untuk menyembuhkan luka pasca operasi.
"Abis itu aku dikasih 7 macem obat yang salah satunya salep. Pas pulang, aku mulai ngerasain perih yang Allahu Akbar, Masya Allah, Subhanallah. Kalau dirating kayanya 99999999999999/10 dibanding sebelum dicabut. Aku sampai nangis terus-terusan, tidur susah sampai kebangun terus karena emang sesakit itu," ungkapnya.
"Alhamdulillahnya keadaan mata aku sekarang udah baikan kok, aku masih bisa lihat dengan jelas. Cuma ya butuh waktu buat sampai bener-bener pulih. Aku cuma pengen kalian lebih hati-hati, semoga kejadian ini gak pernah terulang (cukup berhenti di aku aja). Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya, Amin," pungkas cewek ini.
Baca Juga: Bikin Terenyuh! Demi Sesuap Nasi Ribuan Porter Berlarian Berebut Angkat Barang Penumpang
Berita Terkait
-
Bikin Terenyuh! Demi Sesuap Nasi Ribuan Porter Berlarian Berebut Angkat Barang Penumpang
-
Melawan Takdir! Viral Kelakuan Remaja Salat Ied di Atas Motor
-
Diam-diam! Babe Cabita Borong Baju untuk Dibagikan ke Panti Asuhan: Kita Punya Allah
-
Mila Hardiyanti yang Diludahi Arie Febriant Beri Maaf Meski Pegawai Pertamina Itu Minta..
-
Miliki Kekayaan Rp 2,25 Miliar, Sosok Arie Febriant yang Viral Ternyata Hanya Punya Dua Mobil Standar Pegawai
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan