Suara.com - Kehadiran CEO Apple Tim Cook di Indonesia sejak Selasa (16/4/2024) mencuri perhatian publik. Ia terbang ke Indonesia pasca berkunjung ke Vietnam untuk melaksanakan beberapa agenda, khususnya investasi.
Salah satu orang terkaya di dunia ini dijadwalkan bertemu dengan Presiden Jokowi dan presiden terpilih, Prabowo Subianto. Ia juga diagendakan untuk meresmikan cabang baru Apple Developer Academy di Bali. Serta membahas potensi kerjasama Apple dengan pemerintah Indonesia di dunia investasi.
Lalu, berapa kekayaan yang dimiliki Cook? Simak inilah selengkapnya.
Harta Kekayaan Tim Cook
Menyandur dari Forbes, Tim Cook selaku CEO Apple memiliki harta senilai USD 2 miliar atau setara dengan Rp 32 triliun. Hartanya itu 16 kali lebih besar ketimbang capres terpilih Indonesia, Prabowo Subianto yang mencatatkan kekayaan sebesar Rp 2 triliun.
Kekayaan bersih Cook mencakup sekitar 3,3 juta lembar saham Apple, atau setara dengan USD 651 juta dalam pendapatan perusahaan saat ini. Harta kekayaan bersih yang dimiliki Cook menjadikannya sebagai orang terkaya ke-1.647 di dunia.
Pada tahun 2023, Cook berhasil mendapatkan kompensasi dari perusahaan sebesar USD 49 juta, atau lebih dari 40% di bawah gajinya pada tahun 2022.
Sebagai CEO perusahaan teknologi terbesar di dunia, Cook juga memiliki aset mewah berupa real estate perumahan di Palo Alto, California, Amerika Serikat.
Adapun kekayaan yang dimiliki Cook datang dari kegigihannya dalam membangun Apple, khususnya sejak ditinggal oleh sang founder, Steve Jobs yang meninggal dunia pada tahun 2011 lalu.
Baca Juga: Momen Hangat Prabowo Sambut Bos Apple Tim Cook Diakhiri Ajakan Makan Malam Bersama
Cook bergabung dengan Apple sebagai Vice President Operations yang berperan untuk menentukan arah perkembangan perusahaan. Sosoknya juga sudah berjasa pada perusahaan berlogo buah apel itu.
Ia telah mencoba berbagai cara untuk menyelamatkan Apple di tengah persaingan teknologi di dunia. Seperti menutup banyak fasilitas manufaktur dan mengurangi jumlah pemasok yang digunakan Apple. Kemudian melakukan outsourcing produksi bila memungkinkan, hingga mengurangi inventaris perusahaan dalam rangka efisiensi manajemen operasional.
Cook dan timnya juga melakukan investasi terkini dalam teknologi. Sebut saja terkait perangkat keras penyimpanan flash, di mana ia mengamankan pasokan memori flash yang akan digunakan dalam iPod revolusioner Apple pada awal 2000-an.
Pada tahun 2007, Cook dipromosikan untuk memimpin operasi seluruh perusahaan. Kemudian pada tahun 2009 ketika Steve Jobs mengambil cuti karena alasan kesehatan, Cook menggantikannya sebagai CEO sementara.
Pasca wafatnya Steve Jobs tahun 2011, Cook diangkat sebagai CEO Apple dan menjabat hingga saat ini.
Agenda Tim Cook di Indonesia
Berita Terkait
-
Momen Hangat Prabowo Sambut Bos Apple Tim Cook Diakhiri Ajakan Makan Malam Bersama
-
PKS Tentukan Sikap di Pemerintahan Baru Prabowo Setelah Oktober 2024, Mengapa?
-
Usai Bahas Investasi Apple Bareng Jokowi di Istana, Tim Cook Lanjut Sambangi Prabowo
-
Daftar Harga iPad April 2024, Sudah Makin Murah?
-
Momen Prabowo Tampak Malu-malu Berjoged Saat Titiek Soeharto Nyanyi
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik