Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mendadak jadi perbincangan hangat di media sosial belakangan ini.
Sisi lain kehidupannya dikulik oleh warganet, seperti perjalanan kisah asmaranya dan kisah pendidikannya yang tak berjalan mulus.
Salah satunya disinggung oleh akun X @mocrissey pada 24 April 2024 lalu. Dalam unggahannya, akun itu menyebut, perjalanan hidup Megawati cukup getir, termasuk pendidikannya.
“Bapaknya dari hero to zero, suaminya hilang, terpaksa DO dari Unpad karena rezim orde baru, kuliah lagi terpaksa DO lagi,” tulis akun tersebut mengawali unggahannya.
Meskipun kini menjadi politikus senior Indonesia dan ulung dalam berpolitik, Megawati diketahui memang tidak menyelesaikan pendidikannya.
Namun hal itu bukan karena dirinya enggan mengurusi pendidikan. Terhentinya pendidikan Megawati dikarenakan tekanan politik.
Ketika menyampaikan kuliah umum di depan 600-an taruna akademi militer, Magelang, Februari 2020 lalu, putri Soekarno itu sempat menguraikan kisah pendidikannya yang tak selesai.
Ia mengakui hingga kini tidak memiliki gelar S1 karena terpaksa drop out. Megawati sempat berkuliah di Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung pada 1965.
Namun ia berhenti pada 1967. Mega kembali berkuliah di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia pada 1970.
Baca Juga: Kisah Tragis Asmara Megawati Soekarnoputri, 3 Pernikahannya Berakhir Miris
Tapi lagi-lagi kuliahnya tidak selesai dan terhenti pada 1972. Ia mengaku, ketika itu ia terpaksa drop out karena ada peristiwa politik.
"Saya dibilang 'Ibu Megawati dia drop out'. Saya tidak bisa meneruskan bukan karena saya bodoh, tapi karena pada waktu itu ada peristiwa politik yang membuat saya harus keluar dari universitas," ujarnya.
Meski begitu, istri Taufiq Kiemas itu tidak menceritakan dengan detil peristiwa politik apa yang ia maksud.
Namun pada 1967 Indonesia memang tengah melewati momentum pergantian kekuasaan dari Soekarno, ayah Megawati kepada Soeharto.
Walaupun kuliahnya tidak pernah selesai dan hanya memegang ijazah setingkat SMA, Megawati mengaku tetap bangga, karena ia berhasil menjadi Presiden Indonesia.
Bahkan, ia adalah presiden perempuan pertama sepanjang sejarah Indonesia.
Berita Terkait
-
Kisah Tragis Asmara Megawati Soekarnoputri, 3 Pernikahannya Berakhir Miris
-
Fedi Nuril Mau Langsung Jadi Ketum Partai Kayak Kaesang, Latar Belakang Pendidikan Tak Beda Jauh
-
Gelar Rakernas, Kwarnas Pramuka Minta Nadiem Makarim Revisi Permendikbud No 12
-
Bukan Kader yang Baik, Djarot Jelaskan Alasan Jokowi Tak Dianggap Lagi di PDIP
-
Adu Pendidikan Salshabilla Adriani dan Syifa Hadju, Mana yang Lebih Mentereng?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
5 Sunscreen yang Tidak Perih di Mata dan Mencerahkan Wajah
-
Berapa Harga Cushion YSL Ori? Ini 5 Cara Membedakan yang Asli vs Palsu
-
5 Rekomendasi Cushion Terbaik untuk Menutupi Mata Panda
-
Urutan Skincare Viva untuk Hempas Flek Hitam dan Mata Panda, Wajah Jadi Cerah
-
Beda Lipstik Smudgeproof dan Transferproof, Ini 6 Pilihan Terbaik Mulai Rp37 Ribuan
-
25 Ucapan Hari Buruh 2026, Inspiratif untuk Sesama Pekerja
-
5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
-
Operasi Plastik: Solusi Kreatif Atasi Sampah Plastik Lewat Hal Simpel
-
Sejarah Hari Buruh, Perjuangan Berdarah di Balik Aturan 8 Jam Kerja
-
5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan