Suara.com - Pratama Arhan dielu-elukan setelah sukses mengantarkan Timnas Indonesia U-23 ke semifinal Piala Asia usai menumbangkan Korea Selatan secara dramatis. Sikap suami Azizah Salsha itu ke pemain lawan jadi perhatian.
Bukan tanpa sebab, Pratama Arhan terlihat menghampiri pemain Korea tak lama setelah dirinya menceploskan gol kemenangan Timnas Indonesia U-23 di babak adu penalti. Arhan sempat berselebrasi bersama skuad Garuda Muda lainnya di hadapan penonton yang memadati Stadion Abdullah bin Khalifah, Qatar, Jumat (26/4/2024) malam.
Meski begitu, tak berselang lama, Pratama Arhan berjalan ke tengah lapangan mendekat ke pemain Korea yang terpukul selepas timnya dikalahkan Indonesia. Dilihat dari postingan pengguna TikTok @/dennysferril, Arhan terlihat berusaha menenangkan pemain lawan bernomor punggung 14 yang bersedih.
Pemain itu sempat menolak tangan Arhan yang berusaha menyemangatinya, sebelum akhirnya keduanya saling merangkul. Usut punya usut, dia adalah Kang Sang-yoon, rekan setim Pratama Arhan di Suwon FC. Tak mengherankan bila Pratama Arhan memiliki kedekatan sendiri kepada Kang Sang-yoon.
Sikap Pratama Arhan yang menghibur pemain lawan menyedot perhatian warganet. Banyak yang menaruh rispek dengan attitude pemain asal Blora tersebut.
"Arhan pantas banget diacungi dua jempol, selain pemain berkelas, attitude nya istimewa," kata warganet. "Attitude Arhan 100000/10," sahut warganet.
"Arhan ke pemain Korsel: Gwenchana, gwenchanayoo," tulis yang lain. "Semoga karir arkhan tetap aman di korea," kata lainnya.
Selain dari pencinta sepak bola, Pratama Arhan mendapat dukungan spesial dari sang istri Azizah Salsha dan mertuanya Andre Rosiade yang datang ke stadion untuk menyaksikan secara langsung laga Timnas Indonesia versus Korea.
Istri dan mertua Pratama Arhan nampak bangga dengan performa pemain yang identik dengan lemparan mematikan tersebut.
Baca Juga: Gagal Penalti, Nilai Pasar Arkhan Fikri Ternyata Miliaran Rupiah
Berita Terkait
-
Jadi Penentu Tersingkirnya Korea Selatan, Pratama Arhan Kena Blacklist Layaknya Ahn Jung-Hwan 2002?
-
Ernando Ari Ledek Pemain Korsel dengan Bergoyang usai Tepis Penalti, Ternyata untuk Balas Pemain Satu Ini
-
Kisah Pilu di Balik Kesuksesan Ernando Ari: Penyelamat Timnas Indonesia di Piala Asia U-23
-
Bucin Pol! Beda Dukungan Azizah Salsha dan Devani Audri, Istri Pratama Arhan vs Pacar Ernando Ari
-
Pratama Arhan Cetak 2 Gol Penalti, Reaksi Bangga Azizah Salsha Diungkap di Media Sosial
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Nasib 2,3 Juta Keluarga Petani Tembakau Tak Jelas dengan Adanya Aturan Baru
-
Indonesia International Financial Center Dimulai di Jakarta, Bali Disiapkan Jadi Hub Keuangan Global
-
Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya
-
IHSG Ambruk ke Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham Migas
-
Bank Jago Tunjukkan Kekuatan Bank Digital, Aset Tembus Rp41,4 Triliun dan Catat Laba Rp189 Miliar
-
Ulasan Lassie Come-Home: Kisah Kesetiaan Anjing yang Menembus Jarak dan Waktu
-
DPRD DKI Minta Pemprov Kebut Penataan Kabel Semrawut Jakarta, Jangan Tunggu Korban Lagi
-
Oknum Dokter RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Ditangkap karena Nyabu
-
Pre Order di Blibli Tanggal 22 Juli Hingga 13 Agustus, Lihat Kelebihan Samsung Galaxy Z Flip 8
-
Misteri di Kamar Kos Metro: Menguak Tabir Kepergian Mendadak Dokter Muda Zulfikar