Suara.com - Bek kiri Timnas Indonesia U-23, Pratama Arhan jadi penentu tersingkirnya Korea Selatan di perempat final Piala Asia U-23 2024. Akankah Arhan bernasib sial seperti Ahn Jung-hwan pada 2002 silam?
Timnas Indonesia U-23 baru saja meraih kemenangan monumental atas Korea Selatan di babak delapan besar Piala Asia U-23 2024.
Garuda Muda menaklukkan Korsel melalui adu penalti di Stadion Abdullah bin Khalifa, Qatar, Jumat (26/4/2024) dini hari WIB.
Setelah pertandingan 120 menit berakhir dengan sama kuat 2-2, pertandingan harus diselesaikan dengan babak adu penalti yang panjang.
BACA JUGA: STY Sudah Tahu Timnas Indonesia Bakal Tembus Semifinal, Bahkan Sebelum Piala Asia U-23 Dimulai
Dibutuhkan hingga penendang ke-12 untuk menentukan pemenang pertandingan ini, dengan Timnas Indonesia U-23 akhirnya menang 11-10.
Pencetak gol penentu kemenangan di babak tos-tosan ini, tak lain tidak bukan adalah Pratama Arhan. Pemain berusia 22 tahun itu menghabiskan 120 menit yang buntu saat beroperasi dari sisi kiri sayap Indonesia.
Begitu pula dengan lemparan ke dalamnya yang khas itu, tak ada satu pun yang bisa dimanfaatkan para pemain Timnas Indonesia U-23 di kotak penalti lawan.
Namun pada babak adu penalti, Arhan memperlihatkan dirinya punya ketenangan yang mumpuni. Ia dua kali mencetak gol dari titik putih, yang pertama saat jadi eksekutor kedua.
Baca Juga: STY Sudah Tahu Timnas Indonesia Bakal Tembus Semifinal, Bahkan Sebelum Piala Asia U-23 Dimulai
Gol kedua pada eksekutor ke-12 mengarah tajam ke pojok kiri bawah gawang, mengirim kiper Korsel ke arah yang salah.
Arhan dengan demikian menyingkirkan negara yang sedang memberi pekerjaan pada dirinya. Ya, eks pemain PSIS Semarang dan Tokyo Verdy itu menyingkirkan Korsel dari Piala Asia U-23 2024, padahal ia sedang bermain di Suwon FC, klub K League 1 yang merupakan kompetisi kasta teratas Liga Korsel.
22 tahun silam, ada momen yang mirip terjadi namun menimpa pemain Korsel. Dia adalah striker Ahn Jung-hwan yang main di Liga Italia Serie A bersama klub Perugia.
Ahn kala itu mencetak gol Korsel yang menyingkirkan Italia di Piala Dunia 2002, mencoreng nama besar Gli Azzurri, salah satu tim favorit yang disingkirkan tim kejutan.
Selepas turnamen, Ahn yang sedang bermain di Perugia mendapat sambutan negatif dari klubnya.
"Dia tidak akan menginjakkan kaki di Perugia lagi," ujar pemilik klub Luciano Gaucci kala itu, dikutip dari The Guardian.
"Saya melihat perilakunya tidak hanya melukai nasionalisme saya, tetapi juga tindakan penyerangan terhadap negara yang membuka pintu bagi dirinya dua tahun lalu (saat gabung dengan klub)."
Dan memang benar, Ahn langsung dibuang, dengan kontraknya tak diperpanjang lagi pada musim panas 2002. Ahn kemudian tak pernah lagi bermain bagi Perugia ataupun klub Italia lain di sisa kariernya.
Kini, belum diketahui apakah Arhan akan mendapatkan perlakuan serupa di Suwon FC. Satu yang terlihat, Suwon FC memberi restu pada Arhan dalam unggahan sebelum pertandingan.
Berita Terkait
-
John Herdman Pusing Pilih 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persaingan Makin Ketat
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Cek Jadwal Laga dan Harga Resminya
-
Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Milwall FC Itu Keras
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Ujian Berat Pasukan John Herdman
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya
-
IHSG Ambruk ke Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham Migas
-
Bank Jago Tunjukkan Kekuatan Bank Digital, Aset Tembus Rp41,4 Triliun dan Catat Laba Rp189 Miliar
-
Ulasan Lassie Come-Home: Kisah Kesetiaan Anjing yang Menembus Jarak dan Waktu
-
DPRD DKI Minta Pemprov Kebut Penataan Kabel Semrawut Jakarta, Jangan Tunggu Korban Lagi
-
Oknum Dokter RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Ditangkap karena Nyabu
-
Pre Order di Blibli Tanggal 22 Juli Hingga 13 Agustus, Lihat Kelebihan Samsung Galaxy Z Flip 8
-
Misteri di Kamar Kos Metro: Menguak Tabir Kepergian Mendadak Dokter Muda Zulfikar
-
Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital
-
Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru