Suara.com - Sosok idol Korea Selatan yang merupakan Warga Negara Indonesia, Dita Karang menjadi sorotan setelah ia dikabarkan ditahan di Bali.
Diketahui, beberapa idol K-Pop yang menjadi pemain reality show "My Way Package Season 2: Pick Me Trip in Bali" saat ini ditahan di Bali karena mereka tak memiliki izin syuting. Salah satu yang ditahan adalah Dita Karang selaku member Secret Number.
Dita Karang ditahan bersama dengan rekannya, Hyoyeon Girls Generation/SNSD. Lalu ada juga Bomi Yoon Apink mantan member I.O.I dan Lim Na-young yang merupakan Choi Hee, ditambah 30 kru reality show ikut ditahan.
Sebagai informasi, para pemain dan kru tersebut dijadwalkan berangkat ke Bali pada 21 April 2024. Mereka sebenarnya sudah dijadwalkan untuk kembali ke Korea Selatan setelah menyelesaikan kegiatan syuting mereka pada 25 April 2024.
Namun sayang, staf produksi mereka gagal mendapatkan perizinan shooting. Hal tersebut mengakibatkan paspor seluruh pemain dan sekitar 30 anggota kru syuting disita oleh otoritas setempat. Para kru kini tengah diselidiki dan masih berada di hotel.
Lantas, seperti apakah pendidikan dan karier Dita Karang? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Pendidikan dan Karier Dita Karang
Dita Karang merupakan member dari grup perempuan K-Pop Secret Number. Ia menjadi idol wanita K-Pop pertama yang berasal dari Indonesia.
Dita Karang memiliki nama asli Anak Agung Ayu Puspa Aditya Karang. Ia lahir di Yogyakarta pada 25 Desember 1996.
Baca Juga: Diduga Syuting Ilegal, Outfit Dita Karang Kurang dari Rp5 Juta saat Ditahan Kantor Imigrasi Bali
Tak banyak informasi pendidikan yang diketahui dari Dita Karang. Namun diketahui ia merupakan lulusan AMDA College and Conservatory of The Performing Arts, New York, Amerika Serikat jurusan Dance.
Dita Karang sendiri diketahui memang gemar menari sejak kecil, termasuk menari ballet. Ia mengenal budaya K-Pop pertama kalinya di bangku SMP. Saat itu ia sangat menggemari girl group 2NE1 dan kerap membuat cover dance lagu mereka.
Orang tuanya pun diketahui sempat ragu saat Dita bersikukuh ingin berkuliah di AMDA. Namun Dita mendapatkan beasiswa dan hal tersebut menjadi nilai plus untuk meyakinkan kedua orangtuanya.
Setelah menyelesaikan pendidikannya selama dua tahun, Dita mendaftarkan diri ke agensi drama musical yang berada di Amerika Serikat. Ia berhasil masuk meskipun ia hanya mendapatkan beberapa peran kecil.
Dita kemudian mengikuti kelas K-Pop dance di studio New York. Ia sempat mengikuti audisi dari agensi “Big 3” K-Pop tapi tidak lolos.
Saat audisi, sebuah agensi bernama Vine Entertainment mengatakan bahwa mereka tertarik dengan Dita tetapi tidak ada kelanjutan.
Dita kemudian memutuskan untuk pergi ke Korea mengikuti kelas menari dance club 1Million. Disana ia kembali mengikuti audisi ke Vine Entertainment sampai akhirnya diterima.
Dita Karang debut bersama SECRET NUMBER pada 19 Mei 2020 setelah dua tahun menjalani masa trainee.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Diduga Syuting Ilegal, Outfit Dita Karang Kurang dari Rp5 Juta saat Ditahan Kantor Imigrasi Bali
-
Dita Secret Number hingga Hyoyeon SNSD Ditahan di Bali Gara-Gara Syuting Ilegal
-
Pindah ke Kanada Demi Jaga Akhlak, Ini Riwayat Pendidikan Anak Kembar Tengku Firmansyah yang Salah Satunya Idap Autism
-
Jadi Presiden Tapi Tak Punya IPK dan Ijazah, Ternyata Ini Alasan Megawati DO dari Kampus Sampai Dua Kali
-
Fedi Nuril Mau Langsung Jadi Ketum Partai Kayak Kaesang, Latar Belakang Pendidikan Tak Beda Jauh
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan