Suara.com - Via Vallen baru-baru ini membongkar kelakuan sang adik, Rafi Pratama yang terseret kasus dugaan penggelapan sepeda motor. Penyanyi dangdut ini juga mengungkapkan bahwa sang adik kerap bermain judi online.
Mulanya, Via Vallen tidak mengetahui kasus yang menyeret adiknya karena ia sudah tidak tinggal di rumahnya yang berlokasi di Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.
Via Vallen juga bercerita ia kerap dijadikan pihak yang bersalah dalam keluarga dan dituding tidak mau membantu keuangan keluarga.
Pedangdut itu mengatakan bahwa ia sudah rajin membantu keluarga dengan mengirim uang hasil kerjanya, tetapi justru malah disalahgunakan.
Ia juga mengaku sudah sering memberikan jatah uang jajan kepada sang adik, namun uang tersebut malah digunakan untuk dugem dan bermain judi.
"Dari zaman tabunganku mulai gendut, aku jatahin tiap bulan semuanya. Tapi ya gitu, dipakai senang-senang dunia malam. Jadi enggak mau mikir kerja karena mengandalkan dikasih doang," curhatnya.
Lantas, dari mana saja sumber penghasilan Via Vallen?
1. Penyanyi
Via Vallen memulai kariernya sebagai penyanyi dangdut saat merilis lagu "Selingkuh" pada 2015 silam. Nama Via Vallen mulai melejit berkat lagu "Sayang".
Baca Juga: Adik Gunakan Uang Buat Judi dan Dugem, Via Vallen Ungkap Rasa Kesalnya dengan Cari Ini
Setelah lagu tersebut booming, Via Vallen disebut-sebut memasang tarif Rp150 juta untuk sekali manggung. Kesuksesannya berbuah manis, ia didapuk membawakan lagu tema Asian Games 2018 berjudul "Meraih Bintang".
2. Bintang Televisi
Via Vallen juga berkali-kali diundang untuk mengisi sejumlah acara televisi. Pada 2018, Via Vallen pernah menjadi presenter Brownis Sahur. Ia juga menjadi mentor Bintang Pantura 6 pada 2021.
3. Brand Ambassador
Namanya kian terkenal, Via Vallen juga didapuk menjadi bintang iklan dan bran ambassador (BA) berbagai produk.
Via pernah menjadi bintang iklan brand kasur dan detergen. Bahkan, ia pernah menjadi BA PT Permodalan Nasional Madani.
Berita Terkait
-
Profil Ibu Via Vallen, Disorot Usai Sang Pedangdut Curhat Tanggungan Keluarga: Aku Ini Anak Kandung Apa Bukan?
-
Tetangga Jadi Saksi Hidup Via Vallen Paling Sengsara, Sejak Kecil Disuruh Ngamen Sambil Dipantau
-
Adik Gunakan Uang Buat Judi dan Dugem, Via Vallen Ungkap Rasa Kesalnya dengan Cari Ini
-
Via Vallen Kuliti Tabiat Keluarga yang Doyan Foya-foya: Aku Modalin Malah Dipakai Judi
-
Diduga Tersandung Kasus Penggelapan Motor, Adik Via Vallen Pernah Diusir Karena Kasus Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan