Suara.com - Momen mantan Gubernur DKI Jakarta, Letnan Jenderal TNI (Purn) Sutiyoso naik ojek online atau ojol viral di media sosial.
Seperti melansir dari unggahan akun X @/oppungjuntao pada Kamis (2/5/2024), tampak momen ketika Sutiyoso turun dari ojol.
Ia tampak dibantu oleh tiga orang pria saat hendak turun dari sepeda motor. Usai berhasil turun, Sutiyoso tampak menepuk bahu driver ojol.
Lebih lanjut, driver ojol itu tampak mencium tangan Sutiyoso. Mantan gubernur Jakarta itu lantas berjalan ke dalam rumah dibantu oleh seorang pria.
“Jenderal Purn. TNI Sutiyoso, salah satu governor terbaik di negeri ini. Hormat jenderal,” tulis pengunggah video.
Atas viralnya video tersebut, mungkin banyak warganet yang penasaran dengan sosoknya. Berikut adalah informasi mengenai profil dan karier Sutiyoso.
Profil dan Karier Sutiyoso
Letnan Jenderal TNI (Purn) Sutiyoso atau yang populer dengan nama Bang Yos merupakan seorang politikus sekaligus tokoh militer kelahiran Semarang, 6 Desember 1944.
Ia merupakan anak keenam dari pasangan Tjitrodihardjo dan Sumini. Sutiyoso sendiri mengakhiri masa lajangnya pada 1974 dengan menikahi seorang wanita bernama Setyorini.
Baca Juga: Momen Eks Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso Naik Ojol, Adab Driver Dipuji Netizen
Dari pernikahannya tersebut, Sutiyoso dikaruniai dua orang anak bernama Yessy Riana Dilliyanti dan Renny Yosnita Ariyanti. Kedua anaknya diketahui sudah menikah.
Bicara soal pendidikan, Sutiyoso pernah mengenyam bangku sekolah menengah atas (SMA) di Semarang. Ia juga sempat berkuliah selama setahun di Universitas 7 Agustus.
Kurang lebih setahun menjajal kursi perguruan tinggi, Sutiyoso ikut seleksi masuk Akabri. Ia pun berhasil lolos dan mengikuti pendidikan di Akabri hingga 1968.
Jabatan yang pernah diemban Sutiyoso sebagai anggota TNI adalah Asisten Personil, Wakil Komandan Jenderal Kopassus, Kepala Staf Kodam Jaya, dan Panglima Kodam Jaya.
Sutiyoso lantas melebarkan sayapnya ke dunia politik. Ia berhasil menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta selama dua periode, yaitu 1997-2002 dan 2002-2007.
Ada satu kebijakan Sutiyoso yang begitu dikenal publik, yaitu meluncurkan sistem angkutan massal bernama TransJakarta.
Lebih lanjut, Sutiyoso juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum PB PBSI (2004-2008), Ketua Umum ORARI (2006), Ketua Umum DPP PKPI (2010-2015), dan Anggota Dewan Pertimbangan DPP Partai NasDem.
Berita Terkait
-
Momen Eks Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso Naik Ojol, Adab Driver Dipuji Netizen
-
Anies Dihujat dan Dihina Tetap Sabar, Sutiyoso: Kalau Saya Digituin, Saya Tempeleng
-
Sutiyoso Optimis Anies Akan Sukses di Debat Perdana Pilpres
-
Sutiyoso Yakin Anies Bakal Sukses di Debat Perdana Pilpres: Saya Kira Nggak Diragukan Lagi Lah
-
Sutiyoso Rela Tinggalkan Dua Kursi Komisaris Emiten Demi jadi Relawan AMIN
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard