Suara.com - Ibadah haji 2024 diprediksi akan terjadi saat cuaca panas ekstrem di Mekkah Arab Saudi. Oleh karena itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno Hatta, Naning Nugrahini menjelaskan pentingnya jemaah haji memastikan kebutuhan cairan tubuh.
Naning menjelaskan jika banyak jemaah haji khususnya yang sudah berusia senja atau lansia rentan mengalami pusing kepala dan lemas karena kekurangan asupan cairan, sehingga sulit menjalankan ibadah haji dengan maksimal.
"Jadi banyak tuh dari mereka jemaah haji tidak mau minum air karena khawatir bolak balik ke kamar kecil. Tapi habis itu malah pusing lemas pas tawaf atau lari-lari kecil di Safa dan Marwah malah nggak bisa padahal itu wajibnya," ujar Naning dalam cara diskusi PT Kalventis Sinergi Farma berkolaborasi dengan PERALMUNI (Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia) di Cikini, Kamis (8/5/2024).
Naning juga mengingatkan jemaah haji tidak masalah jika membawa minum saat di sela-sela ibadah, untuk mencegah kekurangan cairan saat cuaca panas ekstrem. Bahkan jika merasa wajah kering dan matahari menyengat saat ibadah di Mekkah, disarankan juga membawa spray wajah.
"Kalau usia lanjut harus dipastikan mereka istirahatnya cukup, kemudian makan sayuran dan buah-buahan agar makanan dengan gizi seimbang. Termasuk juga membawa alat semprot wajah supaya terhidrasi," jelas Naning.
Tidak hanya itu, Naning mengingatkan jika ibadah haji dan umroh merupakan ibadah fisik sehingga jemaah harus bisa memastikan tubuhnya siap agar bisa bekerja lebih seimbang.
"Jadi cuaca panas itu sudah kita sampaikan dari awal untuk menyadari di cuaca panas. Kadang-kadang jemaah haji kita itu ngejar sunnahnya malah dibanyakin, tapi saat itu wajibnya malah udah kecapekan," papar Nining.
Melansir Hello Sehat, gelombang panas atau heatwave adalah kenaikan suhu udara berkepanjangan hingga mencapai 5 derajat celcius dan dapat terjadi selama beberapa hari berturut-turut. Umumnya di Indonesia, suhu panas akan sangat terasa bisa sudah mencapai kisaran 37 hingga 42 derajat celcius.
Adapun penyebab cuaca panas menyengat selain tingginya paparan sinar matahari, bisa juga disebabkan karena tekanan tinggi di atmosfer bergerak masuk dan mendorong udara hangat ke tanah. Udara di sekitar permukaan bumi akan bertambah panas seiring bertambahnya tekanan.
Baca Juga: 99,4 Persen Visa Jemaah Haji Sudah Diterbitkan, Kemenag Target Sebelum 12 Mei Selesai Semua
Berikut ini sederet dampak Kesehatan karena cuaca panas yang perlu diwaspadai:
1. Dehidrasi
Dehidrasi terjadi saat tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang dikonsumsi. Suhu tinggi akibat gelombang panas bisa membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat daripada biasanya. Tanda yang dehidrasi bisa dirasakan saat tubuh merasa kelelahan, mulut kering, haus yang meningkat, hingga frekuensi buang air kecil berkurang.
2. Gangguan pernapasan
Seseorang bisa alami radang tenggorokan sehingga batuk saat cuaca panas menyengat, ini karena perubahan suhu ekstrem yang mengganggu sistem imunitas karena tubuh harus beradaptasi terhadap perubahan suhu secara drastis.
3. Heatstroke
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
6 Solusi Baru Shopee untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Produk Lokal
-
Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?
-
Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa
-
ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional
-
Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C
-
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026
-
Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih
-
Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal
-
5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review
-
Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026